Pertolongan Pertama jika Terjadi Kecelakaan Sengatan Listrik

  • 31 Mar 2026 17:37 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Kecelakaan akibat sengatan listrik atau kesetrum dapat terjadi kapan saja, baik di rumah maupun di tempat kerja. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat menyebabkan luka serius, gangguan jantung, hingga kematian.

Melansir dari U.S. National Library of Medicine, Selasa 31 Maret 2026, berikut adalah pertolongan pertama pada kecelakaan akibat tersengat listrik. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan sumber listrik telah dimatikan.

Jangan pernah menyentuh korban secara langsung jika arus listrik masih mengalir, karena hal ini dapat membuat penolong ikut tersengat. Gunakan benda yang tidak menghantarkan listrik, seperti kayu, plastik, atau kain kering, untuk menjauhkan korban dari sumber listrik.

Setelah korban berhasil dijauhkan dari sumber listrik, segera periksa kondisi kesadarannya. Jika korban tidak responsif atau tidak bernapas, lakukan bantuan pernapasan dan resusitasi jantung paru (CPR) jika Anda terlatih untuk menjaga fungsi jantung dan pernapasan tetap berjalan.

Selanjutnya, periksa adanya luka bakar pada tubuh korban. Luka akibat listrik sering kali tidak hanya terjadi di permukaan kulit, tetapi juga dapat merusak jaringan di dalam tubuh.

Dinginkan area luka dengan air mengalir selama beberapa menit, lalu tutup dengan kain bersih atau perban steril tanpa mengoleskan bahan apa pun. Jika korban sadar, bantu ia beristirahat dalam posisi yang nyaman sambil menunggu bantuan medis.

Hindari memberikan makanan atau minuman jika korban masih dalam kondisi lemah atau tidak sepenuhnya sadar. Segera hubungi layanan darurat atau bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Pemeriksaan medis tetap diperlukan meskipun korban tampak baik-baik saja, karena efek sengatan listrik bisa muncul beberapa waktu setelah kejadian.

Pencegahan tetap menjadi kunci utama. Pastikan instalasi listrik di rumah aman, gunakan peralatan listrik sesuai standar, dan hindari penggunaan alat listrik di area basah tanpa perlindungan yang memadai.

Dengan memahami langkah pertolongan pertama yang benar, risiko akibat kesetrum listrik dapat ditekan, dan keselamatan korban dapat lebih terjamin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....