Ratusan Personel Gabungan Amankan Pesta Adat Kande-Kandea di Tolandona

  • 29 Mar 2026 15:52 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Tengah – Polres Buton Tengah menyiagakan ratusan personel gabungan dalam rangka pengamanan pesta adat tahunan Kande-Kandea yang digelar di Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah. Tradisi budaya ini rutin dilaksanakan masyarakat setempat pasca perayaan Idul Fitri.

Pengamanan melibatkan personel dari Polres Buton Tengah beserta jajaran polsek, serta mendapat dukungan dari TNI, Batalyon B Sat Brimob Polda Sultra, Polres Muna, hingga Polres Baubau.

Keterlibatan lintas instansi ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Ratusan personel yang disiagakan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis. Sedikitnya terdapat sembilan pos pengamanan yang telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kapolres Buton Tengah AKBP Wahyu Adi Waluyo melalui Kasi Humas IPTU Thamrin mengatakan, pengamanan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta potensi tindakan kriminalitas di tengah tingginya aktivitas masyarakat. Pengamanan ini dilakukan agar masyarakat dapat mengikuti rangkaian pesta adat Kande-Kandea dengan aman, nyaman, dan tertib.

"Pengamanan ini berutujuan untuk mencegah terajadinya gangguan kamtibmas dan tindakan kriminalitas ,”ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 29 Maret 2026.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga ketertiban serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran pelaksanaan tradisi tersebut.

Pesta adat Kande-Kandea sendiri merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai kebersamaan dan rasa syukur masyarakat, sehingga pelaksanaannya selalu dinantikan setiap tahunnya.

Istilah kande-kande atau tradisi makan bersama sudah dikenal warga Tolandona, Sangia Wambulu, Buton Tengah, sejak tahun 1597. Tradisi ini diperkenalkan di masa Sultan Buton IV Dayanu Ikhsanuddin dan Imam Masjid Agung Keraton Sangia Yi Wambulu.

Tradisi ini dilakukan untuk menyambut dan merayakan kemenangan para kesatria yang bertugas menjaga keutuhan wilayah kesultanan Buton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....