PLTMG Baubau Siaga Listrik Lebaran hingga 31 Maret

  • 16 Mar 2026 18:38 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - PLTMG Baubau memastikan pasokan listrik tetap andal selama momen Hari Raya Idul Fitri 2026. Pihak pembangkit telah menyiapkan jadwal piket siaga mulai 12 Maret hingga 31 Maret untuk menjaga keandalan listrik bagi masyarakat.

Manager Unit PLTMG Baubau, Sigit Purnomo mengatakan, seluruh persiapan teknis telah dilakukan sebelum masa siaga dimulai. Salah satunya melalui kegiatan pemeliharaan rutin mesin pembangkit.

Menurutnya, pemeliharaan tersebut merupakan perawatan berkala setiap 2.000 jam operasi mesin. Langkah ini dilakukan agar selama masa siaga tidak ada pekerjaan pemeliharaan yang berpotensi mengganggu pasokan listrik.

“Selama periode piket siaga Idul Fitri, tidak ada lagi pemeliharaan. Semua sudah dilakukan sebelumnya agar diharapkan tidak terjadi pemadaman pada sistem Baubau,”kata Sigit, Senin 16 Maret 2026.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan berbagai suku cadang penting untuk mengantisipasi gangguan teknis. Jika terjadi kerusakan komponen mesin, tim teknis dapat segera melakukan penggantian sehingga proses pemulihan sistem lebih cepat.

Sigit menjelaskan, gangguan yang bersifat teknis pada mesin pembangkit telah diprediksi dan disiapkan solusinya. Namun gangguan akibat faktor alam, seperti pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik tetap mungkin terjadi, namun dampaknya hanya bersifat lokal.

“Kalau pohon tumbang biasanya hanya memengaruhi wilayah tertentu pada jaringan distribusi. Berbeda jika mesin pembangkit berhenti, dampaknya bisa lebih luas,”ujarnya.

Selama masa siaga, personel PLTMG Baubau disiagakan melalui jadwal piket. Petugas pemeliharaan dan pendukung akan bersiaga setiap hari, sementara pada akhir pekan mereka disiapkan dengan sistem siaga penuh.

PLTMG Baubau saat ini memiliki empat mesin dengan kemampuan produksi hingga sekitar 39 megawatt. Namun dalam kontrak operasional, pembangkit tersebut memasok sekitar 30 megawatt listrik ke sistem kelistrikan Baubau.

Pasokan listrik dari PLTMG Baubau menjadi bagian penting dalam sistem interkoneksi yang melayani wilayah Pulau Buton hingga Pulau Muna. Pembangkit ini menyuplai lebih dari 60 persen kebutuhan listrik di dua pulau tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....