Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
- 11 Mar 2026 22:49 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam yang paling istimewa dalam bulan Ramadan. Malam ini diyakini sebagai waktu turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW dan memiliki keutamaan yang sangat besar bagi umat Muslim. Karena itu, banyak umat Islam meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan untuk meraih keberkahan malam tersebut.
Dalam ajaran Islam disebutkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Artinya, amal ibadah yang dilakukan pada malam itu nilainya lebih baik dibandingkan ibadah selama lebih dari 83 tahun. Melansir dari Baznas.go.id pada Rabu 11 Maret 2026, keistimewaan malam lailatur qadar membuatnya menjadi salah satu waktu yang paling berharga bagi umat Islam. Ada beberapa keutamaan yang menjadikan malam ini sangat istimewa di bulan Ramadhan.
- Lebih Baik dari Seribu Bulan
Salah satu keutamaan terbesar malam lailatur qadar adalah pahala ibadah yang dilipatgandakan. Ibadah yang dilakukan pada malam ini nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan tanpa adanya malam tersebut. Artinya, seorang muslim yang beribadah dengan penuh keimanan dan keikhlasan pada malam ini dapat memperoleh pahala yang sangat besar. Hal ini menjadi kesempatan yang luar biasa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Turunnya Malaikat ke Bumi
Dalam Surah Al-Qadr ayat keempat disebutkan bahwa para malaikat dan Malaikat Jibril turun ke bumi pada malam lailatur qadar dengan membawa berbagai kebaikan dan keberkahan. Turunnya para malaikat ini menandakan betapa agung dan mulianya malam tersebut. Kehadiran para malaikat membawa ketenangan, rahmat, serta doa bagi orang-orang yang beribadah pada malam itu. Oleh karena itu, malam lailatur qadar sering digambarkan sebagai malam yang penuh kedamaian dan keberkahan hingga terbit fajar.
- Malam Penuh Ampunan
Keutamaan lain dari malam lailatur qadar adalah adanya peluang besar untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Malam lailatur qadar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk membersihkan diri dari dosa dan memulai kehidupan yang lebih baik dengan penuh keimanan.
- Waktu Terjadinya Malam Lailatur Qadar
Malam lailatur qadar tidak diketahui secara pasti kapan terjadi. Namun, Rasulullah SAW memberikan petunjuk bahwa malam ini berada pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, khususnya pada malam-malam ganjil. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak ibadah sejak awal sepuluh malam terakhir, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta berdoa kepada Allah SWT.
Walaupun waktu pasti malam lailatur qadar tidak diketahui, beberapa hadis menyebutkan tanda-tanda yang dapat dirasakan oleh umat Islam. Beberapa tanda tersebut antara lain:
- Malam terasa tenang dan penuh kedamaian
- Udara tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin
- Suasana malam terasa lebih tenteram dibanding malam lainnya
- Matahari terbit pada pagi harinya dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan
Namun demikian, tanda-tanda ini biasanya baru disadari setelah malam tersebut berlalu. Oleh karena itu, umat Islam tetap dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah selama sepuluh malam terakhir Ramadhan.