Empat Cara Menjauhi Riya

  • 28 Feb 2026 12:20 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Riya atau pamer amal merupakan salah satu penyakit hati yang kerap tidak disadari. Dalam pandangan ulama besar Islam, Imam Al-Ghazali, riya termasuk bentuk syirik kecil karena niat ibadah tercampur dengan keinginan mendapat pujian manusia. Dalam karya monumentalnya, Ihya Ulumuddin, beliau menjelaskan pentingnya membersihkan hati agar setiap amal semata-mata karena Allah.

Melansir dari Kemenag.go.id pada Sabtu 28 Februari 2026, para ulama mengingatkan umat Islam agar menghindari riya saat beribadah. Di antara ulama tersebut adalah Imam Al-Ghazali, di dalam kitab Minhajul Abidin ia menjelaskan, ada 4 pengingat yang bisa dijadikan sebagai cara untuk menghilangkan riya saat beribadah, yakni sebagaimana berikut:

1. Meluruskan dan Memperbarui Niat

Niat adalah fondasi setiap amal. Imam Al-Ghazali menekankan agar seseorang senantiasa memeriksa niatnya sebelum, saat, dan setelah beramal. Jika muncul keinginan dipuji, segera kembalikan tujuan hanya untuk mencari ridha Allah.

2. Menyembunyikan Amal Kebaikan

Amal yang dilakukan secara tersembunyi lebih aman dari riya. Sedekah diam-diam, shalat sunnah tanpa diketahui orang lain, atau ibadah pribadi yang tidak diumbar menjadi cara efektif menjaga keikhlasan.

3. Mengingat Kecilnya Diri di Hadapan Allah

Riya sering muncul karena merasa diri lebih baik dari orang lain. Dengan menyadari bahwa semua kebaikan adalah karunia Allah, seseorang akan terhindar dari rasa bangga berlebihan atas amalnya sendiri.

4. Mengingat Bahaya Riya di Akhirat

Imam Al-Ghazali mengingatkan bahwa amal yang tercampur riya berpotensi tidak diterima. Mengingat konsekuensi ini dapat menjadi pengingat kuat agar selalu menjaga hati dari penyakit tersebut.

Membersihkan hati dari riya bukan proses instan, melainkan perjuangan terus-menerus. Dengan muhasabah diri, memperkuat keikhlasan, dan memperdalam pemahaman agama, setiap Muslim dapat berusaha menjaga kemurnian niat dalam setiap amal ibadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....