Dampak Negatif Susu Jika Dikonsumsi Berlebihan

  • 25 Jun 2025 13:20 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau : Susu termasuk sumber kalsium bagi anak, namun jika dikonsumsi terlalu banyak, bisa menimbulkan masalah kesehatan. Berbagai efek samping dan gejala negatif jika minum susu berlebihan harus diwaspadai.

Di samping fungsinya yang banyak, kadang susu juga membawa dampak negatif bagi tubuh. Dilansir dari Hello Sehat, Rabu (25/6/2025), beberapa orang mungkin juga disarankan untuk tidak menjadikan susu sebagai sumber utama kalsium bagi tubuhnya. Ada beberapa alasan mengapa susu mungkin bukan menjadi sumber kalsium terbaik untuk semua orang, yaitu:

1. Intoleransi laktosa (lactose intolerance)

Orang yang mempunyai intoleransi laktosa tidak disarankan untuk menjadikan susu sebagai sumber kalsium bagi tubuhnya. Susu dan produk susu, seperti keju, yogurt, dan produk susu lainnya mengandung laktosa (gula susu) yang akan dicerna tubuh dengan bantuan enzim bernama laktase.

Namun, laktase di dalam tubuh seseorang berbeda-beda jumlahnya. Beberapa orang tidak dapat mencerna laktosa dari susu dengan baik karena hanya mempunyai sedikit enzim laktase dalam tubuhnya. Kondisi ini dinamakan sebagai intoleransi laktosa (lactose intolerance).

Bagi orang yang mempunyai intoleransi terhadap laktosa, makan atau minum produk susu dapat menyebabkan masalah kram, kembung, perut bergas, dan diare. Gejala-gejala ini dapat muncul dari tingkat ringan sampai berat.

Lalu bagaimana orang dengan intoleransi laktosa dapat mencukupi kebutuhan kalsiumnya? Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi sumber kalsium lain selain susu, antara lain sayuran berdaun hijau (seperti brokoli, lobak hijau, dan pokcoy), ikan dengan durinya (seperti sarden dan ikan teri), kacang-kacangan (seperti kedelai dan almond).

2. Alergi pada susu

Bagi mereka yang memiliki alergi susu, jelas susu membawa dampak negatif. Alergi pada susu sapi sering ditemukan pada bayi dan anak kecil. Alergi ini muncul pada anak yang mempunyai kadar antibodi susu sapi yang tinggi pada darahnya.

Sensitivitas pada susu sapi sangat bervariasi antar anak yang memiliki alergi susu. Beberapa anak memiliki reaksi yang parah setelah mencerna sedikit susu. Lainnya mungkin mempunyai reaksi yang lebih ringan setelah mencerna susu dalam jumlah yang lebih banyak.

Untuk menghindari dampaknya, hindari makanan dan minuman yang mengandung susu sapi dan produk susu sapi lainnya. Anda dapat membaca label pada setiap kemasan makanan atau minuman sebelum membelinya.

Apa bedanya alergi susu dengan intoleransi laktosa? Alergi susu merupakan reaksi berlebih dari sistem imun terhadap protein dalam susu. Ketika protein dalam susu dicerna, protein ini dapat merangsang reaksi alergi mulai dari reaksi ringan (seperti munculnya ruam, gatal-gatal, dan bengkak) sampai reaksi yang berat (seperti sulit bernapas dan kehilangan kesadaran).

Berbeda dengan alergi susu, intoleransi laktosa adalah reaksi yang timbul akibat kekurangan enzim laktase untuk mencerna susu, bukan karena sistem imun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....