Sering Lupa di Usia Muda? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
- 29 Des 2024 15:41 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau : Sering lupa memang bisa menjadi gangguan yang menghambat aktivitas sehari-hari. Namun, kondisi ini sering kali bisa dihindari dengan beberapa cara yang dapat mengasah daya ingat, salah satunya adalah dengan mencukupi waktu tidur yang cukup. Menurut ahli, kurang tidur dapat memicu kecemasan berlebih, perubahan mood, hingga gangguan konsentrasi yang akhirnya mempengaruhi fungsi kognitif otak.
Berbeda dengan lansia yang sering mengalami masalah memori seiring bertambahnya usia, penyebab lupa pada orang muda umumnya berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Namun, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat dapat membantu mengurangi masalah ini.
Dikutip dari Hallosehat.com, berikut beberapa penyebab sering lupa di usia muda yang perlu Anda waspadai:
1. Stres, Kecemasan, dan Depresi Stres dan kecemasan adalah hal yang umum dialami oleh orang muda, terutama terkait pekerjaan, sekolah, atau masalah pribadi. Kondisi ini bisa mengganggu konsentrasi dan mempengaruhi daya ingat. Ketika perasaan cemas berlebihan atau depresi menyerang, memori jangka pendek bisa terganggu.
2. Kurang Tidur Aktivitas yang padat seringkali membuat waktu tidur menjadi terbatas. Namun, kurang tidur dapat menyebabkan perubahan suasana hati, kecemasan, serta mengganggu kemampuan konsentrasi. Akibatnya, masalah memori pun bisa muncul. Tidur yang cukup adalah kunci untuk menjaga daya ingat tetap tajam.
3. Kebiasaan Mengonsumsi Alkohol Berlebihan Mengonsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat menyebabkan sering lupa, bahkan setelah efek alkohol hilang. Konsumsi alkohol berlebihan mempengaruhi memori jangka pendek, dan bisa berdampak buruk pada kesehatan otak. Sebaiknya, batasi konsumsi alkohol sesuai anjuran—pria tidak lebih dari dua gelas per hari, sementara wanita hanya satu gelas.
4. Konsumsi Obat-obatan Tertentu Beberapa obat-obatan yang dikonsumsi untuk kondisi medis tertentu bisa memengaruhi daya ingat. Obat-obatan seperti antidepresan atau obat penurun tekanan darah sering kali menimbulkan efek samping yang memengaruhi memori, bahkan menyebabkan kebingungan atau linglung.
5. Masalah Tiroid Hipotiroidisme, yaitu kondisi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon, dapat mengganggu fungsi kognitif, memori, serta kualitas tidur. Selain sering lupa, kondisi ini juga dapat menyebabkan depresi dan gangguan lainnya pada kesehatan mental.
6. Demensia dan Penyakit Alzheimer Meski umumnya dialami oleh lansia, demensia dan penyakit Alzheimer ternyata juga bisa terjadi pada orang yang lebih muda. Alzheimer, yang merupakan jenis demensia yang paling umum, memengaruhi satu dari tiga orang muda dengan kondisi demensia. Penyakit ini menyebabkan penurunan fungsi otak yang berpengaruh pada daya ingat dan kemampuan kognitif lainnya.
Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan tubuh dan otak dengan pola hidup sehat, cukup tidur, serta menghindari stres berlebihan. Mengubah kebiasaan buruk yang memengaruhi kesehatan mental dan fisik dapat membantu mencegah masalah ingatan, sehingga kualitas hidup pun akan lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....