Limbah Plastik jadi Bahan Baku Pembuatan Paving Blok

  • 16 Okt 2024 07:45 WIB
  •  Baubau

KBRN,Baubau : Inovasi dalam pengolahan limbah plastik di Indonesia adalah pembuatan paving blok ramah lingkungan. Paving blok ini merupakan material bangunan yang digunakan sebagai penutup permukaan tanah. Kita banyak menggunakannya karena sifatnya yang tidak permanen serta kemampuannya dalam menyerap air yang baik ketika hujan, selain itu juga menambah estetika pada lingkungan sekitarnya.

Dilansir dari Unair.ac.id, biasanya, kita membuat paving blok dari material seperti pasir, semen, dan komposit lainnya. Namun, belakangan ini, kita mulai beralih menggunakan plastik sebagai salah satu bahan baku pembuatan paving blok dengan metode sintering. Metode Sintering adalah proses memanaskan partikel hingga mendekati titik lelehnya dan membentuknya kembali menjadi struktur lain.

Dalam proses ini, kita memanaskan partikel partikel plastik hingga mendekati titik lelehnya, sehingga partikel-partikel tersebut menyatu dan membentuk struktur yang lebih padat dan kokoh. Proses sintering memungkinkan kita dapat mendaur ulang plastik menjadi bahan bangunan dengan sifat mekanis yang baik.

Dalam penelitian Stephen Agyeman menunjukan bahwa penggunaan bahan material plastik pada pembuatan paving blok memiliki kuat tekan yang sebanding dengan beton walaupun dalam ketahanan abrasi agak sedikit berada di bawah beton. Penelitian ini menggunakan campuran dari plastik, semen, pasir, dan air sebagai bahan utamanya.

Proses dalam penelitian ini mereka mulai dengan pengumpulan plastik limbah dari titik pengumpulan sampah, yang kemudian mereka potong, cuci, dan keringkan. Plastik yang telah mereka proses ini memiliki sifat termoplastik, sehingga mereka dapat melelehkan plastik dan dibentuk kembali saat dipanaskan.

Limbah plastik selanjutnya mereka gunakan untuk menggantikan semen dalam pembuatan paving block.Campuran ini terdiri dari pasir silika, debu tambang, dan RPW, yang kemudian mereka masukkan ke dalam cetakan. Campuran ini mereka padatkan dengan menggunakan batang penumbuk, lalu mereka cetak dalam tiga lapisan.

Setelah itu, paving block yang mereka biarkan kering selama 24 jam sebelum mereka lepas dari cetakan. Proses curing mereka lakukan dengan cara penyemprotan air selama 7 hingga 21 hari untuk memastikan kekuatan maksimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....