Pemkot Baubau Dorong Gen Z Kembangkan Pertanian Modern

  • 11 Sep 2026 15:15 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Sektor pertanian tidak lagi identik dengan metode konvensional. Pemerintah Kota Baubau mendorong generasi muda, khususnya Generasi Z dan milenial, melihat pertanian sebagai peluang usaha yang dapat dikembangkan melalui teknologi dan mekanisasi.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Ibnu Wahid mengatakan, Kementerian Pertanian telah menyiapkan program khusus bagi kelompok Gen Z dan milenial.

Program tersebut mencakup dukungan mekanisasi pertanian, benih, sarana produksi, hingga teknologi seperti drone. Nilai bantuan yang disampaikan dalam dialog mencapai Rp3 miliar.

"Dari Kementerian Pertanian itu mengeluarkan bantuan 3 miliar untuk mekanisasi. Ada kelompok Gen Z milenial dikasih bantuan mekanisasi pertanian, dikasih bantuan benih, dikasih bantuan sarana prasarana pupuk,"kata Wahid dalam dialog di RRI Baubau, Kamis, 3 September 2026.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuka ruang baru bagi anak muda untuk terlibat dalam sektor pertanian tanpa harus sepenuhnya mengandalkan metode manual.

Selain program untuk generasi muda, Pemerintah juga memperkenalkan teknologi Modern Agriculture Advance System (PMAS). Teknologi tersebut antara lain menggunakan pengukuran pH tanah untuk menentukan perlakuan pemupukan yang sesuai.

Dengan penerapan teknologi dan pemupukan yang tepat, produktivitas padi yang saat ini berada pada kisaran 4–5 ton per hektare ditargetkan dapat meningkat hingga 10 ton per hektare.

"Ada teknologi pertanian dari Kementerian Pertanian namanya PMAS, Modern Agriculture Advance System. Kalau produksi kita di Baubau ini kan 1 hektare menghasilkan 4 sampai 5 ton, kalau kami terapkan teknologi ini bisa dua kali lipat sampai 10 ton,"ujar Wahid.

Pemerintah juga kata Wahid, mendorong strategi adaptasi terhadap kemarau melalui pemilihan varietas padi berumur pendek. Ibnu menyebut varietas Cakrabuana dapat dipanen dalam waktu sekitar dua bulan.

"Harusnya mengambilnya yang dua bulan saja, yang varietas dua bulan sudah bisa panen,"katanya.

Dengan kombinasi mekanisasi, varietas berumur pendek dan teknologi budidaya, sektor pertanian diharapkan menjadi bidang usaha yang semakin menarik bagi generasi muda Baubau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....