Dua Hari, Damkar Baubau Tangani 5 Kebakaran Lahan

  • 27 Agt 2026 21:09 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Ancaman kebakaran lahan dan berbagai kondisi darurat di tengah cuaca kering menjadi perhatian serius di Kota Baubau. Dalam periode 25–26 Agustus 2026, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Baubau bersama relawan dan kepolisian menangani 9 kejadian di sejumlah wilayah.

Dari jumlah tersebut, terdapat lima kejadian kebakaran lahan, tiga aksi penyelamatan (rescue), serta satu bantuan mobilisasi warga. Seluruh kejadian berhasil ditangani dengan kondusif dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau, La Ode Ali Hasan, dalam siaran persnya, Kamis 27 Agustus 2026 mengatakan kecepatan respons tidak terlepas dari sinergi antara masyarakat, kepolisian, relawan dan petugas di lapangan.

“Sinergi cepat antara warga, kepolisian, dan petugas di lapangan menjadi kunci utama cepatnya respons serta pemadaman api di seluruh lokasi kejadian,” ujarnya.

Lima Kebakaran Lahan

Ali Hasan merinci, kebakaran pertama terjadi di kawasan Wanajati, Kelurahan Tampuna. Api membakar lahan sekitar 20 x 30 meter dan berhasil dipadamkan setelah pemilik lahan mendapat informasi dari tetangga.

Penanganan dikerahkan dengan satu unit armada Posko Bungi, satu unit armada supply Mako dan tujuh personel.

Kebakaran berikutnya terjadi di sekitar Benteng Sorawolio, Kelurahan BWI, dengan luas lahan terdampak sekitar 15 x 15 meter. Warga sempat melakukan pemadaman secara manual menggunakan ember sebelum api ditangani petugas Damkar.

Di Labuke, Kelurahan Melai, kebakaran menghanguskan lahan dan satu unit rumah bekas dengan total area terdampak sekitar 400 meter persegi. Petugas mengerahkan satu unit armada Mako dan lima personel.

Sementara di Jalan Poros Batauga-Baubau, Kelurahan Sulaa, kobaran api di kawasan permukiman sempat membuat warga panik. Api kemudian berhasil diredam lima personel menggunakan satu unit armada Mako. Area terdampak diperkirakan sekitar 250 meter persegi.

Kebakaran lainnya terjadi di sekitar Taman BRI, Kelurahan Batulo. Lahan seluas sekitar 15 x 50 meter terbakar dan diduga dipicu oleh puntung rokok. Penanganan kebakaran tersebut melibatkan dua unit armada Mako dan 15 personel.

Rescue hingga Evakuasi Ular

Selain menangani kebakaran, tim Damkar dan Penyelamatan juga melaksanakan sejumlah aksi penyelamatan.

Petugas membantu membuka kunci mobil milik warga Kabupaten Buton Utara yang terkunci di Kelurahan Batulo. Tim juga mengevakuasi seekor ular sepanjang hampir satu meter yang ditemukan di teras samping belakang Kantor Dinas Kesehatan di Kelurahan BWI. Ular tersebut kemudian dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.

Petugas juga membantu mengevakuasi dan memobilisasi seorang warga sakit dari Kelurahan Melai menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Aksi rescue lainnya dilakukan terhadap seorang warga asal Kabupaten Konawe. Tim membantu melepaskan cincin batu akik yang tersangkut di jari warga tersebut.

Warga Diminta Waspada

Ali Hasan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan maupun munculnya satwa liar di sekitar permukiman seiring kondisi cuaca yang semakin kering.

Masyarakat diminta tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan. Warga juga diimbau rutin membersihkan semak belukar di sekitar rumah dan lingkungan permukiman.

“Pembakaran lahan yang disengaja dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak menumpuk barang bekas serta rutin membersihkan area lembap yang berpotensi menjadi tempat bersarang ular maupun hewan berbahaya lainnya.

Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau mengajak masyarakat segera melaporkan setiap kejadian kebakaran maupun kondisi darurat agar dapat ditangani secepat mungkin dan mencegah dampak yang lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....