Penebangan Pohon Waruruma Dijadwalkan Sabtu 22 Agustus
- 20 Agt 2026 18:02 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kota Baubau bersama sejumlah instansi terkait menyepakati langkah penanganan pohon besar yang dinilai membahayakan warga di poros Jalan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna. Keputusan tersebut diambil dalam rapat lintas instansi, Kamis, 20 Agustus 2026, dengan keselamatan masyarakat dan pengamanan jaringan listrik sebagai pertimbangan utama.
Penanganan dijadwalkan berlangsung Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 07.00 Wita dengan melibatkan seluruh unsur teknis dan aparat keamanan.
Pohon tersebut telah lama menjadi perhatian warga karena batang dan cabangnya berada di sekitar jaringan kabel listrik serta berdekatan dengan rumah penduduk. Kondisi tersebut dinilai berisiko, terutama saat terjadi angin kencang yang dapat menyebabkan cabang patah atau pohon tumbang.
Rapat dihadiri Wakil Wali Kota Baubau, Sekretaris Daerah, Asisten I Setda Kota Baubau, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Baubau, perwakilan PT PLN, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Camat Kokalukuna, Bhabinkamtibmas, jajaran Polsek setempat, serta masyarakat sekitar.
Forum menyepakati penanganan dilakukan secara bersama-sama sesuai tugas dan fungsi masing-masing instansi. Pola tersebut dinilai penting karena lokasi pekerjaan berada di jalur lalu lintas aktif dan berdekatan dengan jaringan listrik bertegangan.
Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang mendukung rencana penebangan. Dukungan warga dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian persoalan yang telah lama menjadi kekhawatiran di kawasan tersebut.
Sekretaris Daerah dan Asisten I Setda Kota Baubau menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam seluruh tahapan pekerjaan. Karena itu, proses penanganan tidak boleh dilakukan secara terburu-buru dan harus mengikuti prosedur pengamanan yang telah disepakati.
Tahapan pekerjaan meliputi pemadaman sementara aliran listrik, pengamanan radius kerja, penebangan secara bertahap, hingga pembersihan dan pengangkutan material. Seluruh tahapan akan dikoordinasikan bersama antara unsur pemerintah daerah, PLN, aparat keamanan, dan petugas teknis lainnya.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Baubau, Mohamad Tasdik mengatakan BPBD telah menjalankan fungsi koordinasi dengan OPD teknis dan pihak PLN terkait penanganan pohon rawan tumbang.
“Tugas BPBD adalah mengoordinasikan dengan OPD teknis, dan itu sudah kami lakukan melalui surat yang kami layangkan ke pihak PLN beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.
Menurut Tasdik, surat koordinasi yang disampaikan BPBD kepada PLN tidak hanya berkaitan dengan pohon di Waruruma, tetapi juga sejumlah titik lain di Kota Baubau yang memiliki persoalan serupa. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi potensi gangguan dan risiko keselamatan masyarakat.
Selain penanganan pohon di Waruruma, BPBD Kota Baubau juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat menghadapi risiko selama musim kemarau. Tim BPBD turun menyampaikan imbauan keliling menggunakan pengeras suara agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap pohon rawan tumbang maupun potensi kebakaran.
Masyarakat di sekitar lokasi penebangan diminta mengosongkan area kerja selama pelaksanaan kegiatan. Warga juga diimbau tidak mendekati radius penebangan dan mengikuti seluruh arahan petugas di lapangan.
Masyarakat yang menemukan pohon rawan tumbang maupun titik api juga diminta segera melaporkannya kepada BPBD Kota Baubau atau melalui aparat kelurahan dan kecamatan terdekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....