RSUD Kota Baubau Siapkan 4 Ruang Khusus untuk Penanganan ODGJ Berat
- 20 Agt 2026 17:52 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau terus meningkatkan layanan kesehatan jiwa dengan menyiapkan ruang khusus untuk menangani Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat, khususnya pasien dalam kondisi akut.
Kepala RSUD Kota Baubau, dr. Kenangan, mengatakan layanan poli ODGJ di rumah sakit tersebut telah disiapkan sejak beberapa tahun terakhir. Saat ini, RSUD Kota Baubau telah menyediakan empat tempat tidur atau empat kamar untuk penanganan pasien ODGJ dengan gangguan jiwa berat.
“Yang kita kembangkan sekarang adalah rawat inap untuk pasien ODGJ,” jelas dr. Kenangan,Senin 17 Agustus 2026.
Menurutnya, selama ini pasien ODGJ yang membutuhkan perawatan inap umumnya dirujuk ke rumah sakit jiwa di Kendari. Sementara untuk pasien dengan kondisi akut, RSUD Kota Baubau berupaya agar penanganannya dapat dilakukan di rumah sakit setempat.
Untuk mendukung rencana tersebut, pihak RSUD Kota Baubau kini melakukan renovasi sejumlah ruangan yang sebelumnya tidak digunakan. Ruangan tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan bagi pasien ODGJ akut.
“Ada beberapa ruangan sedang kita renovasi untuk memaksimalkan perawatan ODGJ akut,” tambahnya.
Dokter Kenangan menjelaskan, jumlah ODGJ akut di Kota Baubau relatif tidak banyak jika dibandingkan dengan pasien ODGJ kronis. Penanganan pasien kronis, kata dia, lebih banyak membutuhkan keterlibatan instansi terkait, termasuk Dinas Sosial.
Kepala RSUD menargetkan proses pembenahan dan renovasi ruangan dapat rampung pada tahun ini sehingga layanan rawat inap khusus ODGJ berat tersebut diharapkan mulai dapat beroperasi pada 2027.
Dari sisi sumber daya manusia, RSUD Kota Baubau juga telah memiliki tenaga perawat yang dinilai siap menangani pasien ODGJ. Para tenaga kesehatan tersebut akan terus dioptimalkan dan dipersiapkan agar mampu memberikan pelayanan sesuai kebutuhan pasien.
Dengan pengembangan layanan ini, RSUD Kota Baubau diharapkan dapat memperkuat penanganan kesehatan jiwa di daerah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap rujukan ke rumah sakit jiwa di luar Kota Baubau.
Sementara itu, berdasarkan data dinas kesehatan Kota Baubau jumlah ODGJ mencapai 291 orang. Dari total tersebut, estimasi sasaran penderita ODGJ berat (seperti skizofrenia) jauh lebih banyak mencapai 200 san dan telah mendapatkan penanganan dan pengobatan medis rutin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....