Sehari Lima Kebakaran Melanda Baubau, Rokok Diduga Pemicu
- 16 Agt 2026 14:00 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Sebanyak lima kejadian kebakaran lahan terjadi di sejumlah wilayah Kota Baubau pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kondisi tanah yang semakin kering serta dugaan puntung rokok yang dibuang sembarangan menjadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau, La Ode Ali Hasan, mengatakan petugas dikerahkan ke sejumlah lokasi untuk melakukan pemadaman dan memastikan api tidak meluas ke area permukiman maupun fasilitas di sekitarnya.
Lima lokasi yang mengalami kebakaran lahan tersebut yakni lahan penampungan sampah di Lorong Kembang dan lahan di Baadia di Kecamatan Murhum, lahan di depan Kantor Bappeda Palagimata, lahan di sekitar Rumah Makan Cobek Kecamatan Kokalukuna, serta lahan di belakang STM Baubau Kelurahan Lipu.
Di Baadia, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 20 x 15 meter. Sementara kebakaran di depan Kantor Bappeda Palagimata menghanguskan lahan sekitar 40 x 10 meter. Dalam kejadian tersebut, api bahkan sempat menyambar tiang listrik.
Kebakaran di sekitar Rumah Makan Cobek memiliki area terdampak sekitar 50 x 35 meter, sedangkan kebakaran lahan di belakang STM Baubau mencapai sekitar 50 x 20 meter.
Untuk menangani kejadian tersebut, Damkar mengerahkan armada dan personel sesuai kondisi di masing-masing lokasi. Selain unit dari Mako Damkar, petugas dari Pos BWI juga turut dikerahkan. Bantuan relawan pemadam kebakaran di masing-masing kelurahan turut mempercepat proses penanganan di lapangan.
Ali Hasan menjelaskan, menurunnya kelembaban tanah membuat kayu, daun, dan rerumputan menjadi lebih mudah terbakar. Selain faktor kondisi lahan, pihaknya juga menduga kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan, khususnya dari pengendara yang melintas di jalan, menjadi salah satu penyebab utama kebakaran lahan.
“Menurunnya kelembaban tanah menyebabkan kayu dan daun menjadi mudah terbakar. Selain itu, membuang puntung rokok di rerumputan saat berkendara di jalanan sangat diduga merupakan penyebab utama,” ujarnya.

Karena itu Ali Hasan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Warga diminta tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di area rerumputan.
Masyarakat juga diminta membersihkan semak-semak dan material mudah terbakar di sekitar rumah untuk mengurangi risiko api merambat ke permukiman.
“Tidak ada korban jiwa dan material yang signifikan dalam kejadian ini,” jelas Ali Hasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....