Resmi Ditutup TMMD Ke-129 Kodim 1413/Buton Tinggalkan Jejak Pengabdian di Desa
- 14 Agt 2026 10:52 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton – Langkah pengabdian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1413/Buton akhirnya sampai di garis akhir. Upacara penutupan digelar di Lapangan Sepak Bola Ambuau Indah, Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Kamis 13 Agustus 2026.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa,” penutupan TMMD menjadi momentum untuk menandai berakhirnya rangkaian pengabdian TNI bersama pemerintah daerah, Polri dan masyarakat selama kurang lebih 30 hari.
Upacara dipimpin Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto selaku Inspektur Upacara, didampingi Mayor Inf La Ode Sadiran dan Mayor Arh La Bondo.
Turut hadir Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, Dandim 1413/Buton Letkol Inf Yoni, unsur Forkopimda serta sejumlah tamu undangan.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat. Sejumlah personel TNI dan Polri, pemerintah daerah, pelajar, Pramuka hingga Marching Band SMA Negeri 1 Pasarwajo turut ambil bagian dalam prosesi penutupan tersebut.
Dalam amanatnya, Danrem 143/Halu Oleo menyampaikan pelaksanaan TMMD menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selama pelaksanaan program, TNI bersama pemerintah daerah, Polri dan masyarakat bahu-membahu membangun berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Beragam sasaran fisik berhasil diwujudkan melalui program TMMD Ke-129. Di antaranya pembukaan dan pengerasan jalan, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), fasilitas MCK, sumur bor hingga pembangunan talud.
Tak hanya pembangunan fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik. Penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, hukum, pertanian hingga pencegahan stunting diberikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan warga.
Dandim 1413/Buton Letkol Inf Yoni, selaku Dansatgas TMMD Ke-129, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan program.
“Apa yang kita kerjakan bersama bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi tentang kebersamaan dan pengabdian untuk masyarakat. Kami berharap hasil TMMD ini dijaga, dirawat dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya berbagai sasaran pembangunan, tetapi juga dari tumbuhnya kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah dan masyarakat.
Penutupan TMMD Ke-129 pun menjadi penanda berakhirnya tugas Satgas di wilayah Kabupaten Buton. Namun, berakhirnya kegiatan bukan berarti berakhir pula semangat pengabdian.
Dari desa-desa yang menjadi lokasi sasaran TMMD, prajurit meninggalkan berbagai karya yang diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Jalan yang dibangun, fasilitas yang diperbaiki, sarana air bersih hingga berbagai edukasi menjadi bagian dari jejak pengabdian yang diharapkan memberi manfaat dalam jangka panjang.
TMMD Ke-129 pun resmi ditutup. Tetapi semangat “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” diharapkan terus hidup melalui masyarakat yang menjaga hasil pembangunan dan melanjutkan semangat gotong royong.
Sebab, pada akhirnya, pengabdian bukan hanya tentang berapa lama prajurit berada di tengah masyarakat, tetapi tentang seberapa lama manfaat yang ditinggalkan dapat dirasakan oleh rakyat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....