Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir Muna Barat
- 28 Jul 2026 06:37 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Muna Barat - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Muna Barat diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki kualitas permukiman, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Pemkab Mubar mendapatkan alokasi KNMP di lima desa dengan total anggaran sekitar Rp23 miliar.
Lima lokasi tersebut berada di Desa Lasama, Tanjung Pinang, Latawe, Tondasi, dan Bangko. Muna Barat menjadi daerah dengan alokasi KNMP terbanyak di Sulawesi Tenggara setelah seluruh usulan yang diajukan pemerintah daerah disetujui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengatakan pembangunan KNMP merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan. Darwin berharap program tersebut mampu menciptakan kawasan pesisir yang lebih tertata, produktif, dan memiliki daya saing.
“Kami berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menghadirkan kawasan permukiman yang lebih baik, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir,” kata Darwin saat peletakan batu pertama KNMP Desa Lasama, Tiworo Kepulauan, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendukung program yang berpihak kepada nelayan dan masyarakat pesisir. Penguatan kawasan tidak hanya menyangkut hunian, tetapi juga ekosistem usaha perikanan melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung.
Kepala Dinas Perikanan Muna Barat Sukarti Lykra mengatakan keberhasilan daerah memperoleh lima lokasi KNMP merupakan hasil komunikasi intensif Pemkab Mubar dengan pemerintah pusat. Program tersebut merupakan program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman nelayan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
“Program KNMP ini merupakan program strategis nasional. Alhamdulillah, Muna Barat mendapat alokasi di lima desa. Program ini adalah hasil sinergi dan komunikasi yang terus dibangun bersama pemerintah pusat atas dorongan Bupati Muna Barat,” ujarnya.
Pembangunan KNMP dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026. Pemkab Mubar berharap seluruh tahapan berjalan sesuai target agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat nelayan.
Kepala Pelabuhan Perikanan Samudra Kendari Andi Mannojengi mengapresiasi komitmen Pemkab Mubar mengembangkan sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, program KNMP akan terus dikembangkan dengan dukungan infrastruktur penunjang untuk meningkatkan produktivitas perikanan.
“Insya Allah ke depan program ini bakal didukung dengan pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk fasilitas seperti pabrik es untuk memenuhi kebutuhan nelayan dan meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan,” jelas Andi.
Dengan dukungan permukiman yang lebih layak serta sarana produksi dan distribusi perikanan, KNMP diharapkan tidak berhenti sebagai proyek pembangunan kawasan. Program ini ditargetkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi pesisir yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....