Desa Wabula Jadi Tuan Rumah CineCAMP, Tampilkan Film Karya Sineas Pulau Buton
- 16 Jul 2026 06:25 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton – Sukses Gelar Layar Benteng di Desa Sandang Pangan, kini Seribu Benteng Production kembali menghadirkan inovasi dalam pengembangan ekosistem perfilman lokal melalui penyelenggaraan CineCAMP Wabula yang akan digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Desa Adat Wabula, Kabupaten Buton.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Program Layar Benteng ini mengusung konsep unik dengan memadukan aktivitas berkemah, pemutaran film layar tancap, serta diskusi budaya bersama sineas lokal. Program tersebut dirancang sebagai ruang belajar sekaligus ruang apresiasi bagi generasi muda dan masyarakat terhadap karya-karya sinema daerah.
Peserta akan menikmati pengalaman berkemah di kawasan Desa Adat Wabula dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari registrasi, pendirian tenda, sesi kebersamaan, hingga pemutaran film di bawah langit malam.
Pada malam puncak kegiatan, panitia akan menayangkan empat film karya sineas lokal bergenre dokumenter dan fiksi. Film-film tersebut mengangkat beragam kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat Pulau Buton, mulai dari nilai-nilai budaya hingga berbagai persoalan sosial yang dikemas melalui bahasa sinema.

Tak hanya menjadi ajang menonton film, CineCAMP Wabula juga menghadirkan ruang diskusi interaktif yang mempertemukan penonton dengan para sutradara, filmmaker, dan pembuat film. Dalam sesi tersebut, peserta dapat mengetahui proses kreatif di balik lahirnya sebuah karya film sekaligus berdialog langsung mengenai perkembangan perfilman lokal.
Ketua Panitia Layar Benteng, Andhy Loppes Eba, mengatakan CineCAMP dirancang bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan menjadi wadah edukasi yang mempertemukan pembuat film dengan masyarakat.
"Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat berdialog langsung dengan para pembuat film. Melalui diskusi ini, peserta dapat mengetahui bagaimana sebuah film lahir, mulai dari ide cerita, proses produksi, hingga pesan yang ingin disampaikan kepada penonton," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut terbuka tidak hanya bagi peserta kemah, tetapi juga masyarakat umum yang ingin menyaksikan pemutaran film dan mengikuti diskusi bersama para sineas.
Panitia berharap CineCAMP Wabula dapat menjadi ruang apresiasi yang mendorong tumbuhnya budaya menonton, berdiskusi, serta menghargai karya-karya film lokal. Kehadiran masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem perfilman di Pulau Buton.
CineCAMP Wabula sendiri merupakan salah satu rangkaian Program Layar Benteng, yaitu program pemutaran film keliling yang dilaksanakan di tiga benteng dan tiga desa adat yang tersebar di Kota Baubau, Kabupaten Buton, dan Kabupaten Buton Selatan.

Program tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Dana Indonesiana yang dikelola bersama LPDP dalam kategori Sinema Indonesia. Dukungan ini menjadi bagian dari pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan kebudayaan dan perfilman.
Melalui CineCAMP Wabula, Seribu Benteng Production mengundang masyarakat, komunitas, pelajar, mahasiswa, hingga para pecinta film untuk hadir pada 18 Juli 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antara sinema, budaya, dan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya film lokal yang semakin berkembang di Pulau Buton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....