Kesbangpol Pastikan Reyhan Terus Berlatih Jelang Keberangkatan Jakarta
- 07 Jul 2026 21:04 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Menjelang pemusatan latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 di Jakarta, utusan Sulawesi Tenggara, Laode Reyhan Putra Satria Korwa, terus menjalani latihan rutin untuk menjaga kondisi fisik agar siap mengikuti pembinaan tingkat nasional.
Pelajar berprestasi asal SMAN 2 Baubau itu terpilih mewakili Sulawesi Tenggara sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 bersama Waode Bintang Adisya, siswi SMAN 1 Kulisusu, Kabupaten Buton Utara.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Baubau, Aliman, mengatakan Reyhan saat ini masih berada di Baubau sambil menunggu jadwal keberangkatan menuju Jakarta. Berdasarkan informasi awal, pemusatan latihan diperkirakan dimulai pada pekan ketiga Juli, namun jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan dapat bergeser hingga pekan keempat.
Selama menunggu keberangkatan, Reyhan tetap menjalani latihan dasar sesuai arahan Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara. Latihan difokuskan untuk menjaga kebugaran sehingga kondisinya tetap prima saat mengikuti pembinaan di tingkat nasional.
"Latihan dasar tetap dilakukan. Kami juga memiliki pendamping untuk memastikan kebugaran dan kesiapan mereka tetap terjaga, karena nanti di Istana mereka akan menjalani pembinaan yang cukup intensif,"kata Aliman, Senin 6 Juli 2026.

Selain mengirim satu wakil ke tingkat nasional, Baubau juga menempatkan tiga pelajar sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara 2026. Mereka terdiri atas satu siswa dari SMAN 7 Baubau serta dua siswi dari SMAN 4 Baubau dan SMAN 1 Baubau.
Aliman menjelaskan, pada seleksi tahun ini Baubau mengirim enam peserta ke tingkat provinsi. Dari jumlah tersebut, empat peserta berhasil lolos ke tahap akhir, dengan rincian satu orang bertugas di tingkat nasional dan tiga orang di tingkat provinsi.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi pada seleksi tahun berikutnya. Kesbangpol Baubau akan melakukan evaluasi sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar jumlah peserta yang dikirim maupun yang lolos dapat terus meningkat.
"Kami berharap setiap tahun minimal ada satu putra-putri Baubau yang mampu lolos menjadi anggota Paskibraka Nasional," ujarnya.
Aliman menilai keberhasilan Reyhan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Baubau sekaligus membuktikan bahwa generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
Karena menurutnya, seleksi Paskibraka tidak hanya mengutamakan kemampuan fisik, tetapi juga menguji kemampuan intelektual dan kedisiplinan peserta sebagai syarat menjadi pengibar bendera di tingkat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....