Satgas MBG Baubau Diminta Kawal Keamanan dan Kualitas Pangan

  • 05 Jul 2026 08:08 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kota Baubau menegaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berorientasi pada penyaluran makanan kepada peserta didik, tetapi juga harus menjamin keamanan pangan, kualitas layanan, dan penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat. Karena itu, Satuan Tugas (Satgas) MBG diminta menjalankan peran strategisnya dalam mengawal implementasi program nasional tersebut.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam saat memimpin rapat Satgas MBG di Kantor Wali Kota Baubau, Kamis, 2 Juli 2026. Menurutnya, Program MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membentuk karakter generasi penerus bangsa sehingga seluruh anggota Satgas harus memberikan dukungan penuh terhadap keberhasilannya.

"Jangan sampai jemari kita lebih cepat daripada pemikiran kita. Pastikan setiap informasi yang disampaikan telah dipahami dan benar, karena MBG adalah program nasional yang harus kita jaga bersama," tegas La Ode Darus Salam.

Selain mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang bertanggung jawab, Sekda menekankan pengawasan terhadap keamanan pangan menjadi tugas utama Satgas. Seluruh tahapan, mulai dari pengolahan, penyimpanan hingga pendistribusian makanan, harus memenuhi standar keamanan agar makanan yang diterima anak-anak tetap layak konsumsi dan terhindar dari risiko kontaminasi.

"Hal-hal kecil seperti waktu penyimpanan makanan, suhu penyimpanan, hingga kelayakan peralatan menjadi perhatian Satgas. Semua itu penting demi menjaga kesehatan anak-anak sebagai penerima manfaat," ujarnya.

Menjelang operasional penuh Program MBG yang direncanakan dimulai saat tahun ajaran baru, Sekda meminta Satgas kembali menggelar rapat koordinasi dan melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan kesiapan dapur, sarana-prasarana, serta standar operasional. Menurutnya, tugas Satgas bukan sekadar memenuhi aspek administrasi, tetapi memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar.

"Yang kita kerjakan bukan semata-mata mengejar laporan, tetapi memastikan anak-anak kita memperoleh makanan bergizi yang aman dan berkualitas. Kita harus mampu menunjukkan bahwa program ini benar-benar bermanfaat bagi masa depan anak bangsa," katanya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Baubau, Dahrul Dahlan, mengatakan masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan MBG. Karena itu, diperlukan pembagian kewenangan yang jelas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif. Darul menambahkan, keberhasilan daerah dalam mendukung program strategis nasional akan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah pusat dalam memberikan dukungan terhadap program pembangunan lainnya, termasuk pembangunan infrastruktur.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Regional Badan Gizi Nasional Sultra, Mulyadi, Kabag Kesra Setda Kota Baubau La Ode Maaruf, staf khusus Wali Kota Baubau, serta anggota Satgas MBG Kota Baubau lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....