Baubau Bangun dan Rehabilitasi Dua Puskesmas Senilai Rp10 Miliar

  • 02 Jul 2026 21:54 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Dua proyek peningkatan fasilitas kesehatan di Kota Baubau pada tahun 2026 senilai Rp10 miliar segera memasuki tahap pembangunan fisik. Proyek tersebut meliputi pembangunan baru Puskesmas Waborobo dan rehabilitasi Puskesmas Lakologou yang ditargetkan mulai berjalan dalam satu hingga dua hari ke depan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo mengatakan, pembangunan Puskesmas Waborobo menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp8 miliar. Sementara rehabilitasi Puskesmas Lakologou didanai melalui APBD Kota Baubau sebesar Rp2 miliar.

"Harusnya sudah berkontrak hari ini. Pokoknya dalam satu sampai dua hari ini sudah bisa running untuk pembangunan fisik. Dua puskesmas itu semuanya sudah berproses dan masih on the track sesuai jadwal yang telah kita susun,"kata Frederik, Kamis 2 Juli 2026.

Puskesmas Waborobo kata Frederik, akan dibangun kembali dengan gedung baru dua lantai. Bangunan lama akan dibongkar, meski sebagian fasilitas yang masih layak tetap dipertahankan. Sementara di Puskesmas Lakologou, pekerjaan difokuskan pada rehabilitasi gedung.

Frederik memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan selama proses pembangunan maupun rehabilitasi. Jika ada bangunan yang tidak layak digunakan, pelayanan akan dipindahkan ke ruangan lain yang masih aman sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Dinkes Baubau menargetkan pengerjaan kedua proyek tersebut dapat selesai mendekati akhir tahun 2026 sesuai jadwal yang telah disusun.

Frederik juga mengungkapkan Dinas Kesehatan Baubau masih mengusulkan perbaikan sejumlah puskesmas lain yang mengalami kerusakan berat, agar dapat memperoleh dukungan anggaran pada tahun berikutnya.

Dari total 17 puskesmas di Baubau kata Frederik, pemerintah terus mengusulkan perbaikan berdasarkan yang paling butuhkan dan ketersediaan anggaran.

"Kita selalu berupaya supaya pelayanan bisa berjalan, sarana dan prasarana bisa diperbaiki. Tetapi tentu harus bertahap, tidak bisa sekaligus karena harus menyesuaikan kemampuan anggaran,"tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....