Dari Syiar ke Aksi Sosial, Semarak 1 Muharram 1448 H di Baubau

  • 16 Jun 2026 16:47 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Baubau tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial bagi masyarakat.

Sebanyak 100 anak dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu mengikuti khitanan massal yang digelar bersama pemeriksaan kesehatan gratis di MAN 1 Baubau, Selasa, 16 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Baubau, Kementerian Agama Kota Baubau, BAZNAS, Dinas Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), serta Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Baubau.

Ketua Panitia, Asmahani, mengatakan khitanan massal dan layanan kesehatan gratis ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat kepedulian sosial dalam momentum Tahun Baru Islam.

“Kegiatan ini bertujuan membantu keluarga kurang mampu, meningkatkan kepedulian sosial masyarakat, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus memeriahkan syiar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah,” ujar Ketua Baznas Kota Baubau itu.

Selain memperoleh layanan kesehatan dan khitanan gratis, peserta juga menerima bantuan dan santunan. Pelaksanaan kegiatan didukung melalui dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Kota Baubau serta partisipasi para donatur.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam Saat Menyampaikan Sambutan di SMAN 1 Baubau, Selasa, 16 Juni 2026 (Foto: Mz)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, Hasyim Umar, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam tahun ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pawai bersama adalah syiar persatuan, sedangkan khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis adalah syiar kepedulian,” ujarnya.

Menurut Hasyim, momentum hijrah semestinya menjadi dorongan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat semangat berbagi kepada sesama. Hasyim berharap kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut dapat terus berlanjut pada program-program sosial lainnya.

Khitanan Massal yang digelar Bersama Pemeriksaan Kesehatan Gratis di MAN 1 Baubau, Selasa, 16 Juni 2026 (Foto: Mz)

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, menegaskan Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Nilai-nilai hijrah harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun Kota Baubau yang religius, peduli, dan beradab,” kata Darus Salam saat membacakan sambutan Wali Kota Baubau.

Sekda mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, tenaga kesehatan, dan berbagai elemen masyarakat yang telah menghadirkan kegiatan sosial bagi warga. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana peringatan hari besar keagamaan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Darus Salam juga berpesan kepada peserta khitanan massal agar tumbuh menjadi generasi yang saleh, berbakti kepada orang tua, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah di masa depan. Sekda turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan yang mengusung tema 'Menebar Kedamaian, Menguatkan Kepedulian, dan Merawat Kerukunan dalam Semangat Hijrah' itu, peringatan Tahun Baru Islam di Baubau diharapkan tidak hanya menjadi momentum refleksi keagamaan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....