Yonif TP 823 Raja Wakaka Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga
- 16 Jun 2026 09:42 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Kehadiran Yonif TP 823 Raja Wakaka dalam program ketahanan pangan di Kelurahan Kaisabu Baru mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Di satu sisi, program tersebut dinilai mampu mendukung ketersediaan pangan daerah. Namun di sisi lain, sebagian warga sempat menyampaikan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap ekonomi petani lokal.
Lurah Kaisabu Baru, Nuryadin, mengakui bahwa respons masyarakat tidak sepenuhnya seragam sejak awal pelaksanaan program. “Untuk tanggapan masyarakat ini ada yang pro dan ada yang kontra,”ujarnya, Kamis 4 Juni 2026.
Menurutnya, sebagian warga khawatir hasil pertanian dan peternakan yang diproduksi oleh satuan TNI akan masuk ke pasar dan menimbulkan persaingan dengan produk yang dihasilkan petani maupun pelaku usaha mikro setempat.
Kekhawatiran tersebut muncul karena masyarakat takut pendapatan mereka berkurang apabila harus bersaing dengan hasil produksi dari program ketahanan pangan yang dijalankan oleh batalyon.
Menanggapi hal itu, Danton Kompi Pertanian Yonif TP 823 Raja Wakaka, Letda Inf. Andi Andri Juniawan Amal, menjelaskan program yang dijalankan tidak bertujuan mengambil pasar masyarakat. Sebaliknya, keberadaan program tersebut ditujukan untuk mendukung ketersediaan pangan dan membantu warga sekitar.
Letda Inf. Andi Andri Juniawan Amal menjelaskan sebagian besar hasil produksi pertanian dan peternakan justru dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar asrama, baik melalui pembagian maupun pembelian dengan harga yang sangat terjangkau. Hanya hasil produksi yang berlebih yang kemudian dipasarkan guna menutupi biaya operasional program.
“Hasil pertanian ini ada sebagian besar yang masyarakat sekitar asrama membeli secara cuma-cuma atau sukarela. Baru sisanya dipasarkan untuk operasional kembali,” jelasnya.
Baik pihak kelurahan maupun Yonif TP 823 Raja Wakaka berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh isu-isu negatif yang berkembang. Mereka menekankan bahwa program ketahanan pangan merupakan bentuk kerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian pangan daerah.
Dalam pernyataan penutupnya, Nuryadin mengajak seluruh warga untuk mendukung kolaborasi antara pemerintah dan TNI demi mewujudkan visi pembangunan daerah melalui semangat “kerja bersama”. Sementara itu, pihak Yonif menyatakan siap membantu masyarakat, mulai dari penyuluhan pertanian hingga dukungan tenaga dan alat berat untuk kegiatan pembangunan yang dibutuhkan warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....