Bertemu Mentan, Wali Kota Baubau Perjuangkan Alsintan hingga Benih
- 09 Jun 2026 17:13 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau terus mengintensifkan upaya percepatan pembangunan sektor pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, bersama Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Selasa 9 Juni 2026.
Dalam pertemuan strategis tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Ibnu Wahid, dan diterima langsung oleh Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, bersama jajaran pejabat Eselon I Kementerian Pertanian.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah usulan prioritas yang diajukan Pemerintah Kota Baubau untuk memperkuat sektor pertanian, mulai dari peningkatan sarana produksi hingga perluasan lahan pertanian.
Di hadapan Menteri Pertanian, Wali Kota Baubau Yusran Fahim memaparkan kebutuhan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) untuk mendukung kegiatan pra-panen maupun pasca-panen. Selain itu, Pemkot Baubau juga mengusulkan bantuan Alsintan hortikultura guna menunjang produktivitas petani buah dan sayuran.
Menurut Yusran, modernisasi pertanian melalui dukungan peralatan yang memadai menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani di Kota Baubau.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Baubau juga mengusulkan alokasi benih unggul padi dan jagung hibrida berkualitas guna meningkatkan hasil panen petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Yusran juga mengajukan program pengembangan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui pencetakan sawah baru. Program ini dinilai penting untuk memperluas areal pertanian produktif sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah.
“Pengembangan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan masyarakat,” ungkap Yusran dalam pemaparannya.
Selain persoalan sarana dan perluasan lahan, Pemkot Baubau juga mengusulkan penyesuaian status lahan produksi menjadi Hak Penggunaan Lainnya (HPL). Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan lahan sekaligus membuka peluang pemanfaatan yang lebih optimal bagi masyarakat dan petani.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Pertanian RI. Amran Sulaiman bersama jajaran Kementerian Pertanian menyambut baik langkah proaktif Pemerintah Kota Baubau dalam memperkuat sektor pertanian.
Sebagai bentuk dukungan awal, Kementerian Pertanian RI langsung merespons dengan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan), benih padi unggul, serta benih jagung untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di Kota Baubau.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi momentum percepatan pembangunan sektor pertanian di Kota Baubau sekaligus meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....