Damkar Latihan Bersama Yon TP 871 Lamaindo Perkuat Kesiapsiagaan
- 05 Jun 2026 06:55 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton Selatan - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buton Selatan menggelar latihan bersama dengan personel Batalyon TP 871 Lamaindo di Lapangan Lakarada, Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan sinergi, kesiapsiagaan, dan kemampuan teknis personel dalam menghadapi situasi kebakaran maupun penyelamatan di lapangan.
Komandan Damkar dan Penyelamatan Buton Selatan, LM Hikmah Poto, mengatakan latihan bersama tersebut mencakup pengenalan teori dasar kebakaran, simulasi pemadaman api, hingga pengenalan unit pemadam kebakaran baru milik Yon TP 871 Lamaindo.
“Latihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergi dan kesiapsiagaan personel melalui pengenalan teori dasar, praktik pemadaman api, simulasi penanganan kebakaran, serta pengenalan unit Damkar baru milik Yon TP 871 Lamaindo,” ujarnya.
Menurutnya, untuk mencapai tujuan utama pemadaman api secara maksimal, latihan difokuskan pada beberapa aspek taktis penting. Salah satunya adalah penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar personel kedua instansi memahami pembagian tugas saat berada di lokasi kebakaran.
“Agar saat berada di lokasi kebakaran personel Dinas Damkar dan prajurit Yon TP 871 Lamaindo tidak bingung dalam pembagian tugas. Siapa yang memegang kendali selang utama, siapa yang mengamankan jalur air, dan siapa yang melakukan evakuasi,” jelasnya.
Selain itu, latihan juga menitikberatkan pada efektivitas berbagi sumber daya (resource sharing). Dinas Damkar dan Penyelamatan Buton Selatan menerjunkan sekitar 14 personel terlatih, sementara Yon TP 871 Lamaindo mengerahkan dua regu prajurit yang memiliki keunggulan dalam jumlah personel, kedisiplinan, dan kondisi fisik yang prima.

“Penggabungan dua kekuatan ini membuat eksekusi pemadaman api di lapangan menjadi jauh lebih kuat,” kata Hikmah.
Dalam sesi materi, peserta dibekali pemahaman tentang teori dasar api atau Fire Triangle yang terdiri atas tiga unsur utama, yakni bahan bakar (fuel), oksigen (oxygen), dan panas (heat).
Materi ini menjadi dasar penting dalam memahami proses terjadinya kebakaran dan cara mengendalikannya.
Peserta juga mempelajari prinsip-prinsip pemadaman api, mulai dari smothering atau isolasi dengan menutup pasokan oksigen, cooling atau pendinginan dengan menurunkan suhu menggunakan air, hingga starving atau penguraian dengan menjauhkan bahan bakar yang belum terbakar agar api tidak meluas.
Selain teori, latihan diakhiri dengan simulasi pemadaman kebakaran dan pengoperasian mobil pemadam kebakaran sebagai bagian dari peningkatan kemampuan teknis personel di lapangan.
“Melalui latihan bersama ini diharapkan terbangun koordinasi yang lebih baik antara Damkar dan Yon TP 871 Lamaindo sehingga respons terhadap kejadian kebakaran dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....