Hemat Biaya Listrik, PJU Baubau Bertahap Gunakan LED
- 29 Mei 2026 13:19 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Baubau mulai mengganti lampu penerangan jalan umum (PJU) berwarna kuning dengan lampu LED putih seiring tingginya biaya listrik yang ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mencapai sekitar Rp5 miliar per tahun. Penggantian dilakukan bertahap untuk menekan biaya listrik sekaligus meningkatkan kualitas pencahayaan jalan.
Kepala Dishub Baubau, LM. Takdir mengatakan, penggantian dilakukan karena lampu LED dinilai lebih hemat daya dan memiliki pencahayaan lebih terang dibandingkan lampu lama jenis sodium.
Hingga saat ini, jumlah PJU di Kota Baubau tercatat sebanyak 3.814 titik. Sebagian di antaranya masih menggunakan lampu lama berwarna kuning yang dinilai mengonsumsi daya listrik lebih besar.
“Lebih dari 3.000 titik lampu tersebut masih ada sebagian lampu berwarna kuning yang kuat memakan strom, kita mau ganti dengan pengadaan lampu LED nyala putih yang kecil memakan strom. Karena lampu kuning itu menyebabkan beban Pemda membayar listrik sangat tinggi sekali,”ujar Takdir, Jumat 29 Mei 2026.

Pada tahun 2026, Dishub Baubau mengadakan 82 titik PJU baru yang seluruhnya menggunakan lampu LED. Selain itu, sebanyak 120 lampu redup dan rusak juga akan diganti melalui program pemeliharaan tahun ini.
LM. Takdir menyebut penggunaan lampu LED diperkirakan mampu menghemat beban pembayaran listrik hingga 50 persen. Saat ini, anggaran pembayaran listrik PJU Kota Baubau mencapai sekitar Rp5 miliar per tahun dengan tagihan bulanan sebelumnya berada di kisaran Rp400 juta.
Menurutnya, setelah beberapa penggantian lampu dilakukan, biaya listrik mulai mengalami penurunan. Bahkan penghematan sudah mencapai sekitar Rp6 juta per bulan dari proses pergantian lampu hemat energi tersebut.
Selain penggantian lampu, Dishub juga melakukan evaluasi terhadap lampu PJU yang sudah mati menggunakan tiang PLN namun masih tercatat dalam perhitungan beban listrik PLN. Lampu yang tidak lagi berfungsi mulai dicabut agar tidak terus membebani anggaran daerah.
Dishub Baubau juga mengakui kerap menerima aduan masyarakat terkait lampu jalan yang padam. Petugas lapangan disiagakan untuk melakukan pemantauan serta penanganan kerusakan di sejumlah titik di wilayah kota.
Takdir menambahkan, gangguan PJU umumnya disebabkan usia lampu yang sudah lama, kerusakan komponen, hingga cuaca ekstrem yang memicu gangguan jaringan listrik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....