Pemkab Busel Usulkan Enam Titik KNMP, Keputusan Menunggu Pusat

  • 17 Mei 2026 14:45 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Selatan - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) kembali mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di enam titik yang tersebar di wilayah kepulauan dan daratan sebagai langkah strategis memperkuat sektor perikanan dan pemerataan ekonomi nelayan.

Seluruh usulan tersebut telah didukung kesiapan lahan dan administrasi, serta telah ditinjau langsung oleh pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan. Saat ini, prosesnya tinggal menunggu penetapan dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Buton Selatan, La Ode Harwanto, menegaskan pengusulan KNMP yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) ini tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem ekonomi nelayan yang lebih kuat dan terintegrasi.

“Semoga pemerintah pusat memperhatikan Kabupaten Buton Selatan. Bapak Bupati saat ini tengah berupaya kuat untuk menghadirkan KNMP, yang mana tahun ini kami mengusulkan sebanyak enam titik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (17/5/2026).

KNMP merupakan salah satu PSN yang diinisiasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dirancang untuk membangun ekosistem perikanan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Program ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas nelayan, tetapi juga sebagai simpul distribusi hasil perikanan yang terhubung dengan berbagai program nasional.

Sekda menjelaskan, KNMP akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti cold storage untuk menjaga kualitas ikan hasil tangkapan, sehingga dapat didistribusikan secara lebih luas dan bernilai ekonomi lebih tinggi.

“Tahun ini kita upayakan semua kecamatan dapat, Batuatas, Siompu, Kadatua. Sementara untuk wilayah daratan yakni Lapandewa, Sampolawa, dan Batauga masing-masing satu,” tambahnya.

Lebih lanjut, KNMP juga akan menjadi bagian dari rantai pasok pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga hasil tangkapan nelayan dapat langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat secara terorganisir.

Sementara itu, satu lokasi KNMP yang telah dibangun sebelumnya di Desa Gerak Makmur saat ini telah siap dan mulai dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas nelayan.

“Kalau ini terealisasi, maka suplai ikan tidak lagi menjadi kendala karena sudah tersedia di setiap kecamatan melalui KNMP. Tinggal dikemas dan didistribusikan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....