ODGJ di Baubau Memprihatinkan, Dinkes Siapkan Ruang Perawatan Khusus

  • 21 Apr 2026 10:38 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Baubau kian memprihatinkan. Sejumlah ODGJ ditemukan terlantar di jalanan, bahkan sebagian di antaranya tidak memiliki identitas.

Kondisi ini mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau untuk terus memperkuat upaya penanganan, baik melalui langkah preventif maupun promotif, Selasa, 21 April 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, mengungkapkan pada tahun 2026 pihaknya telah menjalin komunikasi dengan RSUD Palagimata guna menyiapkan ruang khusus perawatan bagi ODGJ. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah penanganan tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.

“Tahun ini kami sudah bangun komunikasi dengan RSUD Palagimata untuk menyiapkan satu ruang khusus bagi perawatan ODGJ, sehingga penanganannya bisa dilakukan di Baubau,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian ODGJ yang terlantar di Kota Baubau bukan berasal dari warga setempat, melainkan dari daerah lain. Karena itu, dibutuhkan kerja sama lintas daerah untuk melakukan pendataan asal-usul ODGJ agar penanganannya lebih cepat dan tepat.

Menurutnya, persoalan ODGJ bukan hal sederhana dan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Masalah ODGJ ini bukan pekerjaan ringan. Dibutuhkan sinergi lintas sektor. Dinas kesehatan fokus pada upaya preventif melalui pelatihan dan sosialisasi, sementara penanganan kuratif dan rehabilitatif bekerja sama dengan rumah sakit. Untuk pasca perawatan, akan ditangani oleh dinas sosial,” jelasnya.

Dinkes Baubau juga memastikan pembangunan ruang perawatan khusus ODGJ saat ini masih dalam proses. Pihaknya menargetkan fasilitas tersebut dapat segera difungsikan tahun 2026 ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Baubau, Djainuddin Ishak, menyebutkan jumlah ODGJ yang tercatat dan memiliki KTP Baubau mencapai 287 orang. Mereka umumnya menderita gangguan seperti skizofrenia dan psikosis akut.

“Sejak tahun lalu Dinas Kesehatan telah melakukan pelatihan tenaga kesehatan jiwa guna meningkatkan kapasitas penanganan ODGJ di daerah,melibatkan 24 orang 17 dari nakes dan 7 dokter,”jelasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap penanganan ODGJ di Kota Baubau dapat lebih terintegrasi, sekaligus menciptakan ketertiban umum dan meningkatkan kualitas hidup para penderita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....