Beras Bulog Baubau 1.500 Ton Aman jelang Lebaran
- 09 Mar 2026 13:47 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Masyarakat di wilayah kerja Bulog Baubau yang meliputi empat kabupaten dan satu kota di Kepulauan Buton diimbau tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan, khususnya beras dan minyak goreng menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Bulog Baubau, Ritno, saat mengonfirmasi ketersediaan pasokan pangan kepada awak media. Ia memastikan stok pangan yang dikelola Bulog masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Menurut Ritno, secara keseluruhan stok beras khusus di Sulawesi Tenggara saat ini mencapai sekitar 65 ribu ton, yang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka waktu yang cukup panjang.
“Tidak perlu ada kegaduhan atau isu soal ketersediaan stok, karena stok kita aman, untuk Baubau masih ada 1.500 ton, sementara di tingkat Sultra masih ada 65.000 ton dengan agregat konsumsi beras kita tahan sampai 3 tahun kedepan,”jelasnya, Kamis 5 Maret 2026.
Khusus untuk wilayah Kota Baubau dan daerah cakupan kerjanya, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Baubau saat ini masih mencapai 1.500 ton. Persediaan tersebut diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lima wilayah kerja Bulog Baubau.
Ia juga meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu mengenai berkurangnya pasokan beras ataupun kelangkaan pangan. Menurutnya, Bulog Baubau merupakan salah satu gudang destinasi pemerataan stok Bulog di Sulawesi Tenggara sehingga akan tetap memperoleh pasokan beras sesuai kebutuhan.
Meski baru kurang dari sepekan menjabat sebagai Kepala Bulog Baubau, Ritno memastikan pasokan pangan tetap stabil. Hal ini tetap terjaga meskipun Bulog secara rutin menjadi mitra pemerintah dalam pelaksanaan pasar murah guna menstabilkan harga bahan pokok di masyarakat.
Bulog Baubau juga terus melakukan intervensi pasar untuk menekan harga minyak goreng yang masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Melalui langkah tersebut, diharapkan harga minyak goreng dapat kembali berada pada kisaran HET sebesar Rp15.700 per liter.
Untuk harga komoditas yang dijual melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) maupun di kantor Bulog Baubau, beberapa bahan pokok dipasarkan dengan harga di bawah HET. Beras SPHP dijual dengan harga Rp11.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.700 per liter, serta beras premium sekitar Rp14.000 per kilogram.
Sementara itu, untuk komoditas gula pasir, saat ini stok di gudang Bulog Baubau masih kosong dan pihaknya masih menunggu pasokan dari Bulog Kendari.
Dalam sepekan terakhir, Bulog Baubau juga aktif menjadi mitra Pemerintah Kota Baubau dalam pelaksanaan operasi pangan murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Lebaran.