Dinkes Baubau Komitmen Reaktivasi Kepesertaan JKN Warga Miskin
- 25 Feb 2026 14:47 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau terus memperkuat komitmennya dalam menjamin kesehatan masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memberikan pertanggungan iuran bagi warga kurang mampu melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai APBD.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Baubau, Herlin, menjelaskan bahwa warga Kota Baubau yang kepesertaan JKN-nya dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial masih memiliki peluang untuk direaktivasi.
“Bagi warga Kota Baubau yang dinonaktifkan kepesertaannya, bisa direaktivasi dengan syarat dan ketentuan tertentu, asalkan masuk kategori kurang mampu. Pemerintah Kota Baubau akan memasukkan mereka sebagai peserta PBI APBD kelas III,” ujarnya Rabu 18 Februari 2026.
Herlin menambahkan, dengan status Baubau sebagai daerah Universal Health Coverage (UHC) non cut off oleh BPJS Kesehatan, masyarakat yang masuk dalam kategori PBI APBD dan membutuhkan layanan kesehatan dapat langsung memperoleh pelayanan tanpa harus menunggu proses administrasi yang lama.
“Warga yang sakit dan ingin berobat bisa langsung mendapatkan layanan gratis saat itu juga,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang terdampak penonaktifan kepesertaan untuk segera melapor ke Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, atau Dinas Kesehatan agar dapat segera diproses kembali kepesertaan JKN-nya.
Dinas Kesehatan Baubau, lanjutnya, terus berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan guna melakukan reaktivasi terhadap peserta yang berstatus nonaktif agar tetap memperoleh jaminan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, berdasarkan data BPJS Kesehatan Kota Baubau, capaian kepesertaan JKN di wilayah tersebut telah mencapai 99,998 persen. Dari total 164.690 penduduk, sebanyak 140.164 jiwa atau 85,11 persen tercatat aktif sebagai peserta JKN.
Dengan capaian tersebut, Baubau dinilai layak menerima predikat Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026. Meski demikian, masih terdapat 24.620 warga atau sekitar 14,95 persen yang tercatat nonaktif dan memerlukan perhatian bersama agar dapat kembali memperoleh perlindungan jaminan kesehatan.
Pemerintah Kota Baubau berharap sinergi lintas sektor dapat terus diperkuat guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....