KSOP Baubau Siapkan Dispensasi Antisipasi Lonjakan Penumpang Liburan
- 09 Jun 2026 12:27 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Baubau memastikan akan menerapkan kebijakan dispensasi angkut penumpang terbatas serta deviasi kapal atau penyesuaian rute pelayaran apabila terjadi lonjakan penumpang selama masa libur sekolah.
Kepala KSOP Baubau, Taher Laitupa mengatakan, kebijakan tersebut akan diterapkan apabila permintaan tiket kapal mengalami peningkatan signifikan khususnya seiring program pemberian diskon tiket PT PELNI sebesar 30 persen pada masa libur sekolah 2026.
Menurut Taher, lonjakan penumpang pada masa libur sekolah diperkirakan tetap terjadi meski tidak sebesar periode angkutan Lebaran. Peningkatan jumlah penumpang dinilai wajar karena banyak masyarakat memanfaatkan liburan untuk bepergian ke berbagai daerah.
“Lonjakan pasti ada karena tidak seperti hari-hari biasa, tetapi berbeda dengan angkutan Lebaran yang biasanya lebih padat,”kata Taher, Senin 8 Juni 2026.
Taher menjelaskan, keputusan penambahan kapasitas angkut maupun penyesuaian rute kapal akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi aspek keselamatan pelayaran dan tingkat pembelian tiket oleh masyarakat. Jika permintaan meningkat, pemerintah dapat mengambil kebijakan deviasi maupun dispensasi untuk memenuhi kebutuhan penumpang.
“Kalau demand masyarakat tinggi, maka akan dilakukan deviasi sesuai kebutuhan. Dispensasi juga bisa diberlakukan untuk menutupi kebutuhan penumpang,”ujarnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut diperlukan karena jumlah kapal pemerintah yang beroperasi terbatas, sehingga diperlukan langkah khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada daerah yang mengalami peningkatan penumpang.
Selain menyiapkan antisipasi lonjakan penumpang, KSOP Baubau juga melakukan ramp check terhadap kapal-kapal yang akan melayani angkutan libur sekolah. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik kapal, kelengkapan alat keselamatan pelayaran, serta kesiapan operasional kapal.
Taher mengatakan, kapal yang belum menjalani docking atau perbaikan diwajibkan menyelesaikan proses tersebut sebelum beroperasi. “Kalau berbicara keselamatan pelayaran, yang diperiksa adalah fisik kapal dan perlengkapan keselamatannya. Itu menjadi prioritas utama,”jelas Taher.
KSOP Baubau mengimbau masyarakat membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan. Langkah tersebut penting untuk membantu pemerintah dan operator kapal memetakan kebutuhan tambahan kapasitas penumpang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh RRI, dalam beberapa hari terakhir sejumlah calon penumpang kapal PELNI tujuan berbagai daerah di Indonesia mulai kesulitan mendapatkan tiket. Mereka masih menunggu tambahan tiket non seat melalui kebijakan dispensasi dari pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....