IHSG Ditutup Melemah 1.62%, Big Bank Tertekan
- 06 Mar 2026 17:18 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (6/3/2026) di zona merah setelah sepanjang hari bergerak melemah. Tekanan terutama datang dari saham-saham perbankan besar (big bank) yang mengalami penurunan sehingga turut menyeret kinerja indeks di Bursa Efek Indonesia.
Pada penutupan perdagangan, IHSG turun 124,850 poin atau 1,62 persen ke level 7.585,687. Indeks saham unggulan LQ45 juga terkoreksi 11,773 poin atau 1,49 persen menjadi 776,046. Saham perbankan besar tercatat kompak melemah, di antaranya BBCA turun 1,41 persen ke level 7.000, BBNI melemah 0,23 persen menjadi 4.270, BBRI turun 2,13 persen ke posisi 3.670, dan BMRI terkoreksi 2,83 persen menjadi 4.980.
Pergerakan pasar menunjukkan mayoritas saham berada di zona negatif. Tercatat sebanyak 168 saham menguat, 555 saham melemah, dan 94 saham stagnan. Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 1.939.491 kali.
Total volume perdagangan tercatat sebanyak 33,848 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp17,565 triliun. Sejumlah saham yang mengalami penurunan terdalam di antaranya DMS Propertindo (KOTA) dan Pikko Land Development (RODA) yang masing-masing turun 14,86 persen, Trimitra Propertindo (LAND) turun 14,10 persen, Energi Mega Persada (ENRG) turun 13,10 persen, serta Morenzo Abadi Perkasa (ENZO) yang melemah 12,09 persen.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga melemah. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah turun 20,50 poin atau 0,12 persen ke level Rp16.925 per dolar AS pada penutupan perdagangan sore ini.