Sejarah Hoodie, Dari Seragam Buruh Cold Storage hingga Ikon Mode Global
- 10 Mar 2026 21:23 WIB
- Batam
Hoodie kini dikenal sebagai salah satu jenis pakaian paling populer di dunia. Dipakai oleh berbagai kalangan, mulai dari atlet, pelajar, hingga selebritas. Namun, sedikit yang mengetahui bahwa hoodie awalnya diciptakan bukan untuk gaya, melainkan untuk kebutuhan para pekerja yang harus bertahan di suhu sangat dingin.
Sejarah hoodie dapat ditelusuri kembali ke Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Saat itu, perusahaan pakaian olahraga Champion mengembangkan desain pakaian berkerudung untuk para buruh yang bekerja di gudang penyimpanan dingin (cold storage) di New York City. Para pekerja ini harus bekerja berjam-jam di ruangan dengan suhu sangat rendah untuk menjaga bahan makanan tetap beku.
Untuk membantu mereka tetap hangat, Champion merancang sweatshirt tebal yang dilengkapi dengan tudung atau penutup kepala. Desain ini memberikan perlindungan tambahan dari angin dingin serta menjaga panas tubuh tetap terjaga. Pakaian tersebut kemudian dikenal sebagai “hooded sweatshirt” atau yang kini populer disebut hoodie.
Memasuki dekade 1930-an hingga 1960-an, hoodie mulai digunakan secara luas oleh para atlet dan pekerja lapangan. Popularitasnya meningkat ketika hoodie menjadi bagian dari seragam latihan olahraga di berbagai kampus Amerika.
Perubahan besar terjadi pada tahun 1970-an, ketika hoodie mulai masuk ke dalam budaya populer. Di kota New York City, hoodie dipakai oleh komunitas seniman jalanan, skater, dan pelaku budaya hip-hop yang sedang berkembang. Pakaian ini dianggap praktis, nyaman, dan memberikan kesan identitas urban.
Popularitas hoodie semakin melejit setelah kemunculannya dalam film olahraga terkenal Rocky, ketika karakter yang diperankan oleh Sylvester Stallone mengenakan hoodie saat berlatih. Sejak saat itu, hoodie mulai diasosiasikan dengan semangat kerja keras dan gaya hidup aktif.
Kini, hoodie telah berevolusi dari sekadar pakaian kerja menjadi simbol mode global. Berbagai merek fashion ternama menghadirkan hoodie dalam beragam desain, warna, dan bahan, menjadikannya salah satu item wajib di lemari pakaian modern.
Meski telah mengalami banyak perubahan, akar sejarah hoodie tetap mengingatkan bahwa pakaian sederhana ini lahir dari kebutuhan nyata para pekerja yang harus menghadapi kerasnya suhu dingin di gudang penyimpanan kota New York.
Catatan redaksi: Artikel ini disusun dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan oleh redaksi.