Permudah Wisatawan, DAMRI Uji Coba Bus Tanjung Lesung–Bandara Soetta
- 05 Okt 2026 13:45 WIB
- Banten
Poin Utama
- Perum DAMRI resmi memulai uji coba operasional rute bus langsung Tanjung Lesung–Bandara Soetta sejak Sabtu, 3 Oktober 2026, meningkatkan akses transportasi ke Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung.
- Rute baru ini melayani beberapa titik pemberhentian strategis termasuk Terminal Labuan, Terminal Kadubanen Pandeglang, dan Terminal Mandala Rangkasbitung untuk kemudahan penumpang.
- Bus langsung ini menghubungkan destinasi wisata pesisir Pandeglang dengan bandara terbesar di Indonesia, membuka peluang pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di kawasan Tanjung Lesung.
RRI.CO.ID, Pandeglang - Akses transportasi menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang kini semakin mudah. Perum DAMRI resmi memulai uji coba operasional rute bus langsung Tanjung Lesung–Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) sejak Sabtu, 3 Oktober 2026 kemarin.
Rute baru ini tak cuma menghubungkan destinasi wisata pesisir Pandeglang dengan bandara terbesar di Indonesia, tetapi juga melayani titik pemberhentian di Terminal Labuan, Terminal Kadubanen Pandeglang, hingga Terminal Mandala Rangkasbitung.
Area Manager Divisi Regional 1 Jakarta Perum DAMRI, Yulianto membeberkan, pihak armada menyiapkan lima kali jadwal keberangkatan setiap harinya dari kedua arah dengan tarif flat Rp175 ribu per penumpang.
"Dari Tanjung Lesung bus berangkat mulai pukul 04.00, 07.00, 10.00, 13.00, dan 15.00 WIB. Sementara dari Bandara Soetta menuju Tanjung Lesung tersedia pukul 08.00, 10.00, 13.00, 15.00, dan 18.00 WIB," kata Yulianto, Senin, 5 Oktober 2026.
Ia menambahkan, DAMRI bakal terus memantau respons pasar dan tingkat keterisian penumpang (okupansi) selama periode uji coba ini guna mengevaluasi kelanjutan rute.
Langkah DAMRI ini disambut hangat oleh Pemkab Pandeglang dan pengelola kawasan wisata. Kepala Bidang PSDP & Ekraf Disparbud Pandeglang, Mia Maulani Rizki menilai, ketersediaan akses angkutan umum dari bandara sangat vital untuk mendongkrak kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
"Kemudahan akses perjalanan ini tentu jadi angin segar. Kalau turis makin mudah datang, dampaknya langsung terasa ke pelaku usaha hotel, restoran, desa wisata, hingga UMKM kreatif di Pandeglang," ujar Mia.
Mia berharap meningkatnya akses transportasi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku usaha seperti hotel, restoran, pengelola destinasi wisata, desa wisata, UMKM, hingga pelaku ekonomi kreatif dinilai dapat memperoleh manfaat dari meningkatnya mobilitas wisatawan.
“Karena semakin mudah wisatawan datang, semakin besar pula peluang ekonomi yang dapat tumbuh dan dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Senada, Direksi PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola KEK Tanjung Lesung, Widi Widiasmanto, optimistis trayek baru ini mampu memperluas pasar wisatawan yang mengandalkan jalur udara, sekaligus menghidupkan ekosistem ekonomi warga di sepanjang jalur lintasan.
“Kemudahan akses transportasi ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas wisatawan, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas usaha dan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Tanjung Lesung,” kata Widi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....