BPBD Lebak Imbau Wisatawan Waspadsi Gelombang Tinggi
- 05 Apr 2025 19:28 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir pantai selatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi guna menghindari kecelakaan laut.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada April 2025 wilayah perairan Samudera Hindia, termasuk selatan Lebak, masih berpotensi mengalami gelombang tinggi.
"Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak berenang saat kondisi gelombang tinggi guna menghindari risiko kecelakaan laut," kata Febby,Sabtu (5/4/2025).
Peringatan ini disampaikan setelah terjadinya insiden kecelakaan laut di Pantai Goa Langir, Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.
Seorang wisatawan bernama Rama Pradipta, warga Perum Cikeas Permai, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang bersama tiga rekannya.
Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan, tim SAR telah melakukan upaya pencarian dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
| Baca juga: Tarif Angkutan Rp1 Dongkrak Wisata Baduy |
SRU 1 melakukan penyisiran darat sejauh dua kilometer ke arah timur dari Pantai Goa Langir hingga Pantai Tanjung Layar, sedangkan SRU 2 bergerak ke arah barat menuju Pantai Karang Bokor.
"Tiga rekan korban sempat berusaha menolong, namun derasnya arus laut dan tingginya gelombang membuat upaya penyelamatan gagal," ujar Rizky.
BPBD Lebak mengingatkan agar para pengunjung pantai selalu memperhatikan kondisi cuaca dan memperhatikan peringatan yang diberikan oleh petugas di lapangan, terutama saat periode liburan lebaran di mana kunjungan wisatawan ke pantai meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....