Angka Stunting di Kabupaten Tangerang Turun 25.670 Kasus
- 10 Sep 2024 14:05 WIB
- Banten
KBRN, Tangerang: Angka kasus keluarga stunting tahun 2024 di Kabupaten Tangerang, Banten dilaporkan menurun. Dari catatan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), angka keluarga berisiko stunting di Kabupaten Tangerang menurun menjadi 51.938 kasus.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi menyebut, dari data yang ada, keluarga berisiko stunting pada tahun 2023 mencapai 77.608 kasus.
Baca juga: Lomba Kreasi Menu, Upaya Pemkab Tangerang Cegah Stunting Sejak Dini
“Sedangkan tahun 2024 angka tersebut turun menjadi 51.938 kasus," kata Hendra Tarmizi, Senin (9/9/2024).
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang menekan angka keluarga berisiko stunting sebesar 25.670 kasus. Angka tersebut, menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Angka prevelensi stunting di Kabupaten Tangerang pada tahun 2024 turun mencapai persentase sebesar 7,7 persen. Hasil ini telah melampaui target penurunan prevelensi stunting nasional sebesar 14 persen.
"Capaian yang baik ini hasil dari program Gebrak Tegas yang merupakan kolaborasi dengan semua organisasi perangkat daerah, Kecamatan dan Desa/Kelurahan serta stakeholder dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang," ujar dia.
Baca juga: Pemkab Tangerang Tetapkan 24 Lokus Stunting Tahun 2025
Stunting merupakan masalah yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama dan penyakit infeksi yang berulang pada balita sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia lima tahun.
"Saya mengimbau kepada masyarakat yang memiliki 5 sasaran stunting (Remaja Putri, Calon Pengantin, Ibu Hamil, anak bawah 2 tahun dan anak bawah 5 tahun) agar nantinya dapat dilakukan pendampingan oleh tim pendamping keluarga di tiap desa dan kelurahan sehingga tidak terjadi stunting pada balita di keluarga tersebut," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....