Pemkab Tangerang Luncurkan Dua Program Pengentasan Stunting

  • 22 Apr 2025 19:53 WIB
  •  Banten

KBRN, Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meluncurkan dua program baru untuk pengentasan tengkes atas stunting. Dua program itu yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

Peluncuran dua program ini dilakukan Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Gedung Serba Guna Tigaraksa, Selasa (22/4/2025).

"Dengan dimulainya program GENTING dan DASHAT ini, saya minta kepada seluruh pihak untuk lebih gancar meningkatkan edukasi dan menyalurkan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat," kata Bupati Maesyal.

Baca juga: Bupati Tangerang Tekankan Komitmen Bersama Tangani Stunting dan TBC

Menurut dia, masalah tengkes bukan hanya isu kesehatan, tapi juga menentukan masa depan generasi penerus. Anak-anak yang mengalami tengkes berisiko tinggi akan terganggu perkembangannya. Untuk itu, sangat penting membentuk fondasi sejak dini untuk memastikan mereka tumbuh sehat, kuat, dan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

"Jangan sampai kita kehilangan momentum emas karena lalai menjaga masa emas pertumbuhan anak-anak. Pemkab Tangerang berkomitmen untuk mendukung program-program pencegahan stunting dan akan terus meningkatkan akses layanan kesehatan serta gizi yang berkualitas," katanya.

Program DASHAT adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat terutama ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak, guna mencegah tengkes. Sementara Program GENTING bertujuan untuk mengajak semua elemen masyarakat, baik individu, dunia usaha, maupun lembaga untuk peduli dan turut ambil bagian dalam penanganan tengkes secara langsung.

Baca juga: Cegah Stunting, 70 Ribu Ibu Hamil di Tangerang Dapat Makanan Tambahan

“Dapur sehat bukan hanya soal memasak makanan bergizi, tetapi juga menjadi pusat edukasi keluarga tentang pentingnya pola makan seimbang, kebersihan dan perawatan anak yang benar," ujarnya.

Dia berharap melalui program GENTING dan DASHAT ini, keluarga berisiko tengkes bisa mendapatkan edukasi yang cukup dan mendapatkan bantuan lainnya untuk peningkatan gizi dan kesehatan.

“Melalui gerakan ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak yang berisiko stunting mendapatkan asupan gizi dan pendampingan yang memadai. Selain itu pula, kami ingin membangun solidaritas sosial,” kata Maesyal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....