Warga Gunung Sugih Keluhkan Bau Tak Sedap dari PT Chandra Asri
- 20 Jan 2024 11:38 WIB
- Banten
KBRN, Cilegon: Warga Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon mengeluhkan bau tak sedap diduga akibat gangguan alat milik PT Chandra Asri yang mengharuskan dilakukan pembakaran di cerobong atau flaring, Sabtu (20/1/2024).
"Dari pagi ini baunya. Bau menyengat banget. Bikin mual dan pusing,” ucap Fatimah salah seorang warga setempat.
Fatimah menyebut, akibat bau menyengat itu orang tuanya hingga mengalami muntah-muntah dan harus ditangani secara medis.
“Emak (ibu) aja sampai muntah-muntah karena saking baunya,” ujar Fatimah.
Akibat dari bau menyengat itu juga, keluarga dirinya yang tengah menjalankan puasa sunah Rajab, terpaksa harus membatalkannya.
“Lagi puasa (Rajab), pada buka (batal) semua jadinya,” katanya.
Sementara itu, Corporate Shared Value Department Manager PT Chandra Asri Pacific Tbk Wawan Mulyana membenarkan di pabriknya mengalami gangguan pada alat yang mengharuskan perusahaan melakukan pembakaran di cerobong (flaring).
"Bukanlah diakibatkan dari kebocoran gas sepeti informasi yang beredar namun aktivitas ini merupakan flaring. Kami melakukannya sesuai dengan SOP dan prosedur yang berlaku dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan karyawan serta masyarakat sekitar," ucap Wawan melalui keterangan tertulis yang terima RRI.
Wawan menyatakan, langkah faring itu dilakukan guna meminimalisir resiko dari gangguan alat tersebut. "Kami melakukannya sesuai dengan SOP dan prosedur yang berlaku dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan karyawan serta masyarakat sekitar. Kami bersyukur bahwa flaring segera dapat dihentikan dan kendala berhasil ditangani serta dampaknya diminimalisir dengan baik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....