Pj Bupati Tangerang Sambut Baik Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

  • 18 Okt 2023 22:42 WIB
  •  Banten

KBRN, Tangerang: Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono mendukung inisiasi pemerintah pusat dalam melakukan Operasi Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pemkab Tangerang dan Bulog senantiasa berkolaborasi untuk melaksanakan bazar pangan murah di 29 kecamatan.

Pj Bupati menerangkan, pihaknya berusaha meningkatkan akses dan pasokan beras SPHP kepada para pedagang pasar yang ada di Kabupaten Tangerang. Hal itu dilakukan sebagai upaya menyediakan beras yang terjangkau bagi masyarakat.

Baca juga:

Di Tengah El Nino, Pemkab Tangerang Panen Raya Padi 250 Hektare di Sukadiri

”Pertanggal 17 Oktober 2023, telah terdistribusi beras SPHP sebanyak 262 ton yang tersebar di 28 kecamatan, 262 kelurahan, dan hari ini, Rabu tanggal 18 Oktober 2023 akan dilanjutkan pendistribusian beras di 12 desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Mauk sebanyak 12 ton,” katanya, Rabu (18/10/2023).

Dia melanjutkan, total pendistribusian beras SPHP yang telah terealisasi sebanyak 274 ton di 29 kecamatan, 28 kelurahan dan 246 desa di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. Ia menambahkan, selain untuk mendukung ketersediaan dan peningkatan kesejahteraan petani, Pemkab Tangerang juga telah membangun Pusat Kawasan Agropolitan (Puskagro) di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan.

"Puskagro ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pangan di daerahnya itu melalui produksi dan pengelolaan pangan yang terintegrasi dengan filengkapi fasilitas pasca-panen modern yang dapat menambah daya jual produk serta meningkatkan kesejahteraan para petani," kata dia.

Baca juga:

Pemkab Tangerang Petakan Status Siaga Kekeringan

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika menyebutkan, sebagai upaya meningkatkan produksi padi, saat ini Pemkab Tangerang telah mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi untuk jenis Urea sebanyak 12.183.381 kilogram dan NPK sebanyak 5.082.788 kilogram.

"Kami pun didorong kepada para petani untuk memaksimalkan menggarap area sawah yang tersedia dan meningkatkan koordinasi antar kelompok tani termasuk dengan petugas penyuluh pertanian," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....