Dilanda Kekeringan, 341 Hektare Sawah di Pandeglang Terancam Gagal Panen

  • 01 Sep 2023 08:41 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: 341 hektare lahan sawah di Kabupaten Pandeglang mengalami kekeringan karena dilanda kemarau panjang dan fenomena El Nino. Akibatnya lahan sawah yang telah ditanami padi ini terancam gagal panen.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Pandeglang, Nuridawati mengatakan, 341 hektare itu terdiri atas 264 hektare terdampak kekeringan ringan, 54 hektare kekeringan sedang, dan 23 hektare terdampak kekeringan berat.

“Per tanggal 30 Agustus 2023, terdapat sembilan kecamatan yang terdampak kekeringan dengan luas mencapai 341 hektare dari total 9.928 hektare luas tanam,” kata dia, Kamis (31/8/2023).

Baca juga:

8 Kecamatan di Pandeglang Alami Krisis Air Bersih

Namun dia mengklaim tidak ada lahan persawahan yang mengalami gagal panen, karena tanaman yang kekeringan itu baru memasuki masa tanam. “Tidak ada gagal panen karena belum pada panen,” ucap Nuridawati.

Dari sembilan kecamatan yang terdampak, Kecamatan Sobang tercatat sebagai daerah paling parah terdampak kekeringan. Sebab 23 hektare sawah di kecamatan itu terdampak kekeringan berat.

“Di Desa Bojen luas area yang kekeringan 11 hektare dan Desa Teluklada 12 hektare,” ujar dia.

Baca juga:

Pemkab Tangerang Petakan Status Siaga Kekeringan

Adapun, upaya antisipasi El Nino yang telah dilakukan DPKP, diantaranya mengusulkan bantuan benih seluas 16.000 hektare, yang mana jadwal tanam pada Agustus 1.000 hektare sudah terealisasi. Selain itu, DPKP juga mengidentifikasi lokasi yang berpotensi mengalami kejadian kekeringan, dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta memaksimalkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Saat ini target AUTP Pandeglang mencapai 1.800 hektare. Kami juga melakukan percepatan tanam dan meningkatkan jumlah alsintan dengan pengajuan bantuan 126 unit sumur pantek di 21 kecamatan, melakukan peminjaman 2 unit pompa air ke Dinas Pertanian Provinsi Banten, serta pengerahan 20 unit pompa air milik Pemkab Pandeglang,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....