PMI Kabupaten Tangerang Pastikan Siaga Salurkan Air Bersih

  • 17 Agt 2023 12:49 WIB
  •  Banten

KBRN, Tangerang: Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten, siap mendistribusikan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau atau fenomena El Nino.

"InsyaAllah nanti kita akan drop bantuan air bersih dan bantuan-bantuan lain yang mungkin mereka butuhkan," kata Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja di Tangerang, Kamis (17/8/2023).

Baca juga:

PMI Banten Distribusikan Empat Tanki Air Bersih di Kabupaten Serang

Menurut dia, PMI Kabupaten Tangerang bersama instansi terkait siap memberikan pelayanan bantuan masyarakat yang terdampak atas musim kemarau. Salah satunya, seperti kesulitan mendapatkan air bersih, kesehatan, dan lain sebagainya.

"Sekarang kita lagi proses pendataan terlebih dahulu sebagai asesor kami (PMI)," katanya.

Dia menyebutkan, untuk terkait wilayah rawan terdampak kekeringan di Kabupaten Tangerang, sejauh ini telah dilakukan pemetaan. Sehingga, pihaknya sudah siap melakukan penanganannya.

Baca juga:

Pemkab Tangerang Petakan Status Siaga Kekeringan

"Titik-titik lokasi rawan kita sudah ada, namun sekarang ini kita hanya untuk mem-back up dari BPBD," ujar dia.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan mitigasi dampak dari musim kemarau. Pihaknya bersama instansi terkait juga telah menyiapkan personel dan armada sebanyak 20 unit mobil tank air bersih untuk membantu kedaruratan masyarakat.

"Layanan kami itu siap siaga selama 24 jam dengan bisa menghubungi call center 112," ucapnya.

Baca juga:

Ketersediaan Air Bersih di Kecamatan Kasemen Terbatas

Adapun wilayah rawan kekeringan yang menjadi perhatian yaitu daerah Tangerang Utara seperti Kecamatan Teluknaga, Kronjo, Pakuhaji, Kosambi, Gunung Kaler, Kresek, Rajeg dan termasuk Tigaraksa. Dari beberapa wilayah tersebut, secara umum terjadi kekeringan yang berdampak pada kebutuhan air bersih.

"Tapi sampai sekarang kita belum mendapat laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih," ujar dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....