Perbaikan Jalan Bojong Butuh Rp400 Juta
- 07 Okt 2026 05:49 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Akses jalan utama penghubung antar Kecamatan Bojong dan Kecamatan Saketi di Kabupaten Pandeglang mengalami putus total akibat terjangan longsor saluran air irigasi. Pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan anggaran perbaikan darurat badan jalan yang ambles tersebut mencapai angka sekitar Rp400 juta.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Andrian Wisduwan, menyatakan tim teknis telah turun langsung meninjau lokasi bencana. Estimasi biaya penanganan infrastruktur jalan kabupaten tersebut langsung dihitung guna mempercepat proses pemulihan akses warga.
"Anggaran untuk penanganan jalan longsor kurang lebih mencapai Rp400 juta berdasarkan hasil hitungan estimasi tim teknis," ujar Andrian, Selasa 6 Oktober 2036.
Kerusakan infrastruktur jalan kabupaten tersebut terjadi akibat terjangan arus air irigasi yang mengalami kebocoran pada Minggu, 4 Oktober 2026. Aliran air yang menggerus tanah secara terus-menerus menyebabkan badan jalan di Desa Geredug, Kecamatan Bojong, ambrol total.
"Kejadian hari Minggu subuh akibat air irigasi bocor sehingga tanah badan jalan terbawa arus dan putus sepanjang 50 meter," kata Camat Bojong, Furkon.
Aktivitas warga, termasuk akses menuju kantor pemerintahan kecamatan serta fasilitas pendidikan disebutnya terpaksa dialihkan melalui jalur alternatif yang lebih jauh. Masyarakat harus memutar arah melintasi Desa Sodong di Kecamatan Saketi selama proses penanganan darurat belum diselesaikan.
"Jalur tersebut merupakan akses utama warga menuju sekolah dan kantor kecamatan sehingga sementara harus memutar lewat Desa Sodong," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....