Utami Pratiwi Kembangkan Usaha dari Inspirasi Makanan Anak
- 06 Okt 2026 07:26 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Kreativitas membaca kebutuhan menjadi salah satu cara Utami Pratiwi mengembangkan usaha kuliner. Owner Khansa Pizza dan Yubin Bakery sekaligus Founder Teman Lapar dan Lapak Goceng Nouresha itu memulai usaha dari kebiasaan membuat makanan untuk anaknya hingga berkembang menjadi sejumlah lini usaha.
Utami mengatakan, ketertarikannya terhadap dunia jualan sudah muncul sejak kecil. Namun, usaha Khansa Pizza mulai dirintis pada 2011, ketika dirinya memiliki anak pertama bernama Khansa. Awalnya, pizza dibuat untuk kebutuhan keluarga, kemudian makanan yang berlebih mulai ditawarkan kepada lingkungan sekitar.
Menurut Utami, respons konsumen yang terus meningkat membuatnya mulai serius membangun usaha. Ia memperhatikan kemasan, mengurus legalitas, serta mengembangkan produk sesuai kebutuhan pasar. Khansa Pizza kemudian berkembang, sebelum akhirnya muncul Yubin Bakery setelah pengajuan hak kekayaan intelektual untuk nama Kansa Pizza tidak dapat dilanjutkan.
“Dari yang tadinya hanya usahanya pizza saja karena responsnya, akhirnya saya berpikir bakery lebih oke, karena roti pasarnya lebih bisa diterima,” ujarnya dalam program UMKM Bicara RRI Banten, Senin, 5 Oktober 2026..
Yubin Bakery kini berfokus pada berbagai produk kue dan snack box. Utami juga terus menambah variasi produk berdasarkan masukan pelanggan. Menurutnya, permintaan konsumen menjadi bahan evaluasi untuk menciptakan produk baru. Bahkan, pengajuan sertifikasi halal pada Yubin Bakery mencakup sekitar 60 produk.
Selain mengembangkan bisnis, Utami juga melihat peluang dari keberadaan siswa yang menjalani praktik kerja lapangan. Dari pengalaman membina siswa jurusan tata boga, muncul gagasan membuat proyek Lapak Goceng. Konsep tersebut menjadi ruang bagi peserta magang untuk belajar berdagang sekaligus memahami proses membangun usaha dari awal.
“Yang penting coba saja dulu, apa pun yang kamu bisa, dengan sumber daya seada-adanya. Dari situ kamu coba, kamu ulik, kamu pasarkan, nanti hasilnya dievaluasi,” katanya.
Utami menilai pelaku usaha perlu berani mencoba dan tidak takut menghadapi kegagalan. Menurutnya, evaluasi dari setiap percobaan dapat menjadi bekal untuk memperbaiki usaha. Ia juga terus mendorong pelaku UMKM agar mampu melihat kebutuhan di sekitar sebagai peluang usaha yang dapat dikembangkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....