Sekolah dan Pemerintah Dinilai Punya Peran Kenalkan Batik kepada Generasi Muda
- 02 Okt 2026 10:51 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah dan sekolah dinilai memiliki peran penting dalam mengenalkan batik kepada generasi muda. Upaya tersebut dinilai perlu dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan keluarga, pelaku budaya, pengrajin, pelaku UMKM, hingga anak muda agar batik tetap dekat dengan kehidupan generasi saat ini.
Winner Duta Batik Kabupaten Lebak 2025, Uvi Yulia Safitri mengatakan, pemerintah dapat menciptakan ruang bagi batik agar tidak hanya dikenal sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan generasi muda. Menurutnya, dukungan pemerintah dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan budaya dan promosi produk batik lokal.
"Kalau dari segi pemerintah sendiri, misalnya melalui kegiatan budaya, pameran, pembinaan para pengrajin dan UMKM, sampai mungkin turut membantu secara langsung promosi produk batik lokal supaya jangkauannya lebih luas," ujar Uvi, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurut Uvi, dukungan tersebut juga dapat membantu para pengrajin dan pelaku UMKM batik memiliki ruang untuk berkembang. Dengan demikian, upaya pelestarian batik tidak hanya berorientasi pada aspek budaya, tetapi juga dapat memberikan peluang bagi keberlanjutan usaha masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari produk batik.
Sementara di lingkungan sekolah, pengenalan batik dinilai tidak harus selalu dilakukan melalui pembelajaran formal. Uvi menyebut kegiatan seperti peringatan Hari Batik, fashion show, workshop membatik, kunjungan ke pengrajin, hingga berbagai kegiatan kreatif dapat menjadi cara untuk membuat siswa mengenal batik secara lebih dekat.
"Kalau dari segi sekolah menurut saya sendiri enggak harus selalu lewat pelajaran yang formal, tetapi juga bisa lewat kegiatan seperti hari batik, hari ini, atau mungkin acara fashion show, workshop membatik, kunjungan ke pengrajin, atau kegiatan kreatif lainnya," kata Uvi.
Uvi menambahkan, pengenalan sejak usia sekolah dengan cara yang menyenangkan dapat membantu mengubah pandangan bahwa batik merupakan sesuatu yang kuno atau hanya digunakan untuk acara formal. Menurutnya, pemerintah, sekolah, keluarga, pelaku budaya, dan generasi muda perlu saling melengkapi agar keberadaan batik tetap terjaga dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....