Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang Perkuat Karakter Siswa lewat Asrama

  • 30 Sep 2026 13:05 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang menjadikan kehidupan berasrama sebagai bagian penting dalam penguatan karakter peserta didik. Selain mengikuti pembelajaran akademik, siswa mendapatkan pendampingan untuk membangun kedisiplinan, kemandirian dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah Terintegrasi 37 Serang, Ria Seprianika, mengatakan, kegiatan pembentukan karakter tidak hanya dilakukan saat proses pembelajaran di sekolah. Penguatan karakter juga dilakukan melalui kegiatan keasramaan yang berlangsung setelah jam sekolah serta pada Sabtu dan Minggu.

“Di asrama itu lebih pada penguatan karakternya. Karena anak-anak itu anak-anak yang unik dari latar belakang keluarga yang kita tahu anak-anak ini awalnya tidak disiplin seperti itu,” katanya dalam program Banten Menyapa RRI Banten, Rabu, 30 September 2026.

Menurut Ria, penguatan karakter menjadi bagian penting karena sebagian peserta didik merupakan anak yang rentan putus sekolah. Sekolah kemudian memberikan pendampingan secara bertahap agar siswa terbiasa menjalankan rutinitas dan memahami tanggung jawabnya.

Dalam proses tersebut, sekolah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI melalui program kesamaptaan. Pendampingan juga pernah dilakukan Taruna Nusantara dari Akademi Militer (Akmil) untuk membantu siswa memahami pentingnya kedisiplinan.

Ria menjelaskan, kehidupan di asrama juga diarahkan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap barang pribadi maupun tugas masing-masing. Peran guru, wali asuh dan wali asrama menjadi satu kesatuan dalam proses pendidikan siswa.

“Jadi bukan cuma mendapatkan pengetahuan akademiknya tapi juga penguatan karakternya. Itulah yang saling kolaborasi antara guru, wali asuh, wali asrama itu di sekolah rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan karakter siswa menjadi salah satu indikator keberhasilan sekolah. Perubahan itu dapat terlihat dari kebiasaan sederhana, seperti kemampuan bangun pagi, menjalankan salat Subuh berjamaah, hingga tumbuhnya keberanian untuk berbicara dan rasa percaya diri.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang sendiri mulai melaksanakan kegiatan pendidikan pada 30 September 2025. Saat ini terdapat 82 siswa, terdiri atas 39 siswa jenjang SD dan 43 siswa jenjang SMP yang berasal dari wilayah Kota Serang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....