Retribusi TKA di Pandeglang Sumbang Rp100 Juta ke PAD

  • 29 Sep 2026 09:21 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Retribusi penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Pandeglang berhasil menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp100,14 juta hingga akhir September 2026. Capaian penerimaan tersebut saat ini baru merealisasikan sekitar 64 persen dari target total tahunan sebesar Rp156,32 juta.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Kesempatan Perluasan Kerja, dan Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pandeglang, Suci Nurinsani, menjelaskan bahwa kontribusi PAD tersebut bersumber dari pembayaran retribusi enam orang tenaga kerja asing yang aktif di daerah. Sebagian besar dari mereka bertugas sebagai tenaga ahli pada proyek pembangunan jalan tol strategis nasional.

"Lima orang dari proyek Tol Serang-Panimbang dan satu orang dari PT Rumbang Alam Jaya di Cikeusik, jadi total enam orang," ujar Suci Nurinsani, Selasa 29 September 2026.

Lima tenaga kerja asing di proyek tol tersebut dikatakannya mengemban posisi strategis seperti site engineer, planning engineer, mechanical, serta procurement. Sementara itu, satu tenaga kerja asing lainnya bertugas sebagai production manager di perusahaan swasta kawasan Cikeusik.

Suci menambahkan, realisasi retribusi tahun ini mengalami penurunan lantaran proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang telah mendekati tahap akhir penyelesaian konstruksi. Seiring rampungnya proyek tersebut, sebagian tenaga kerja asing dilaporkan telah kembali ke negara asal mereka. "Tol Serang-Panimbang mau selesai, jadi banyak banyak yang sudah pulang lagi," ujarnya.

Pihak Disnakertrans menegaskan bahwa pendataan tenaga kerja asing di daerah hanya terbatas pada mereka yang membayarkan retribusi ke kas daerah. Adapun kewenangan perizinan secara menyeluruh disebutnya tetap berada di bawah kendali Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. "TKA itu perizinannya dari kementerian, kalau belum ada izin dari kementerian, tidak akan bisa kerja di daerah," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....