Soal Siswa Dikirim ke Barak TNI, DPRD Cilegon: Maksimalkan Guru BK
- 28 Sep 2026 15:28 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon - Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Masduki, mengomentari wacana Pemerintah Provinsi Banten yang berencana mengirim siswa SMA bermasalah ke barak TNI. Menurutnya, langkah ekstrem tersebut belum perlu diterapkan untuk membina pelajar yang bandel di sekolah.
Masduki menyarankan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon lebih dulu mengevaluasi dan memaksimalkan peran Guru Bimbingan Konseling (BK) di tiap sekolah.
"Tolong Dinas Pendidikan dan Pak Wali Kota mengecek kompetensi guru BK yang ada di sekolah-sekolah Kota Cilegon, apakah latar belakang pendidikannya sudah sesuai linieritasnya atau belum," ujar Masduki di Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin, 28 September 2026.
Ia mengingatkan, standar penanganan anak sekolah tidak bisa disamakan dengan pelaku kriminal karena berisiko menimbulkan trauma psikologis. Trauma tersebut justru dikhawatirkan memicu anak putus sekolah dan terjerumus ke penyakit masyarakat seperti geng motor hingga balap liar.
Menurutnya, pembinaan pelajar harus mengedepankan pendekatan preventif dan kuratif secara bertahap melalui tenaga konseling profesional sebelum mengambil opsi penanganan militer.
"Kalau permasalahannya sudah sangat akut dan susah diatur, baru opsi ke barak dipertimbangkan. Namun selama masih bisa dibina, optimalkan dulu kemampuan guru BK yang profesional," tegasnya.
Selain menekankan keahlian psikologi, Masduki juga meminta para guru BK untuk memberikan teladan nyata di lingkungan sekolah, mulai dari kedisiplinan jam masuk hingga tidak merokok di area pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....