TMMD ke-130 Lebak Andalkan Gotong Royong Masyarakat
- 22 Sep 2026 16:55 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kabupaten Lebak akan mengedepankan keterlibatan masyarakat melalui semangat gotong royong. Program yang dijadwalkan mulai 13 Oktober 2026 tersebut akan berlangsung di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0603 Lebak, Kapten Inf. Makmun mengatakan, masyarakat bersama pemerintah desa telah menyatakan kesiapan membantu pelaksanaan berbagai sasaran TMMD. Dukungan tersebut dinilai penting karena sejumlah pekerjaan fisik membutuhkan tenaga yang cukup besar.
Menurutnya, gotong royong menjadi salah satu sasaran utama dalam pelaksanaan TMMD. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat membantu pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah dan warga.
"Sasaran kita mengedepankan gotong-royong dengan warga dan warga sudah menyampaikan dari mulai Pak Camat, Kepala Desa siap membantu program-program ini semaksimal mungkin," ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Selasa, 22 September 2026.
Ia menjelaskan, masyarakat di Desa Citorek Barat bahkan menyampaikan kesiapan untuk membantu pelaksanaan kegiatan apabila kondisi cuaca menjadi kendala. Pemerintah desa dan masyarakat juga disebut siap mendukung program semaksimal mungkin agar pengerasan jalan dan sasaran fisik lainnya dapat berjalan.
Selain masyarakat secara umum, generasi muda dan Karang Taruna juga akan dilibatkan. Kodim 0603 Lebak berencana menggabungkan kegiatan pembangunan dengan aktivitas olahraga bagi pemuda pada sore hari. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang partisipasi sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah pelaksanaan TMMD.
Makmun mengatakan, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting untuk menjaga tradisi gotong royong agar terus berlanjut. Menurutnya, pemuda tidak hanya dilibatkan dalam pekerjaan fisik, tetapi juga diajak memberikan masukan mengenai program dan pemanfaatan hasil pembangunan.
"Harapan kami lahir dari generasi muda dengan memperlihatkan, oh contohnya seperti ini gotong-royong itu, bapak-bapak yang sekarang sudah melaksanakan kegiatan itu harapannya masih tertanam di rekan-rekan generasi muda" ujarnya.
Ia juga menegaskan partisipasi masyarakat tetap diperlukan setelah TMMD selesai, terutama dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan. Ia berharap warga bersama seluruh pihak dapat mempertahankan semangat gotong royong, termasuk ketika menghadapi kondisi seperti hujan, banjir, longsor, maupun kebutuhan pemeliharaan sarana yang telah dibangun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....