Pemkot Cilegon Kaji Formulasi Penyesuaian TPP ASN

  • 22 Sep 2026 07:46 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terus mengkaji formulasi penyesuaian tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi para aparatur sipil negara (ASN) pada tahun 2027. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengaku pihaknya sedang menghitung berbagai kemungkinan, termasuk persentase pemotongan bagi ASN dengan kelas jabatan tinggi dan kelas jabatan yang lebih rendah.

"Kami tim TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) termasuk pak Wali (Robinsar) setuju menyesuaikan TPP seluruh ASN di Kota Cilegon. Tapi harus melihat juga jangan sampai bergejolak, karena ada penyesuaian yang tadinya punya cicilan dan lain sebagainya itu yang perlu kita pikirkan juga," kata Aziz, Senin 21 September 2026.

Selain itu, lanjut Aziz, pihaknya juga tengah menggodok terkait besaran TPP yang akan dipotong, agar beban penyesuaian tidak dirasakan sama oleh seluruh pegawai Pemerintah Kota Cilegon. "Intinya kita akan tetap melakukan penyesuaian, hanya saja besarannya kita menunggu kebijakan Wali Kota karena kita kan akan menyesuaikan jabatan kondisi kerja dan sebagainya," ujar Aziz.

Aziz berharap, dengan adanya pemotongan TPP dengan skema bertingkat berdasarkan kelas jabatan dapat menciptakan keseimbangan dalam kebijakan efisiensi anggaran. "Karena kemarin-kemarin ada ketimpangan antara pejabat struktural dan non struktural kadang-kadang sama," katanya.

Padahal kalau risiko dan beban kerja lebih besar di struktural. Sementara itu, kelas jabatan menjadi salah satu faktor utama dalam menyusun formulasi pemotongan TPP.

Dari jabatan strategis hingga jabatan fungsional memiliki beban yang berbeda, sehingga perlu dilakukan secara proporsional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....