Pemkab Lebak Pelajari Pengelolaan Sampah Terpadu

  • 18 Sep 2026 06:41 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah melakukan kunjungan kerja ke PT Park Tahta Berjaya di Kota Tangerang, Kamis, 17 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pengelolaan sampah terpadu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Lokasi yang dikunjungi merupakan Airport Sanitation PT Park Tahta Berjaya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lebak mempelajari sistem pengelolaan persampahan.

Amir melihat proses pengelolaan sampah mulai dari pengurangan di sumber hingga tahap pengolahan. Dilakukan pula pemilahan dan pemanfaatan sampah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel).

Dalam kunjungan tersebut, Amir meninjau berbagai aspek pengelolaan sampah yang dikembangkan PT Park Tahta Berjaya. Ia juga berdiskusi mengenai peluang penerapan teknologi pengelolaan sampah di Kabupaten Lebak.

Pengelolaan sampah harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir. “Pengelolaan sampah harus kita lakukan secara terpadu, mulai dari hulu sampai hilir,” ujar Amir.

Ia mengatakan, sampah tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan lingkungan. Sampah juga dapat dikelola dan dimanfaatkan sehingga memiliki nilai ekonomi. Namun, pemanfaatan tersebut tetap harus memperhatikan kelestarian dan keamanan lingkungan.

Amir menilai inovasi dan teknologi memiliki peran penting dalam memperkuat pengelolaan persampahan. Penerapan teknologi yang tepat diharapkan dapat membantu daerah mengurangi persoalan sampah secara berkelanjutan.

Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta yang memiliki pengalaman dalam pengolahan sampah. Kerja sama tersebut dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kapasitas daerah.

Direktur PT Park Tahta Berjaya Gita Febrianti mengatakan pengelolaan sampah ramah lingkungan harus menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan. Ia menilai penanganan sampah perlu dilakukan secara terpadu dan melibatkan berbagai pihak.

“Pemerintah daerah dituntut untuk mengatasi dan mengelola sampah secara terpadu dari hulu sampai hilir,” kata Gita. Pengelolaan sampah harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi yang tepat dalam proses penanganan sampah. Teknologi yang diterapkan harus mampu menyelesaikan persoalan sampah tanpa menimbulkan masalah lingkungan baru.

Kunjungan tersebut diharapkan memberikan gambaran bagi Pemkab Lebak dalam mengembangkan sistem persampahan yang lebih efektif. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen mewujudkan Kabupaten Lebak yang Hegar atau asri melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....