Perluas Pelatihan Kerja, Pemkot Serang Libatkan Penyandang Disabilitas

  • 15 Sep 2026 13:41 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Pemkot Serang memperluas program pelatihan kerja ke berbagai bidang keterampilan dengan melibatkan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang.
  • Program pelatihan dirancang inklusif dan dapat diikuti oleh penyandang disabilitas, memperluas akses kesempatan kerja bagi kelompok rentan.
  • Pelatihan Bahasa Mandarin menjadi pembuka rangkaian program yang dimulai pada 14 September 2026 dengan melibatkan 48 peserta dan durasi 20 hari.

RRI.CO.ID, Serang – Kesempatan mengikuti pelatihan kerja di Kota Serang diperluas ke berbagai bidang, termasuk keterampilan yang dapat diikuti penyandang disabilitas. Program ini disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang secara bertahap.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani mengatakan, pelatihan Bahasa Mandarin yang dimulai Senin, 14 September 2026 menjadi pembuka rangkaian program peningkatan keterampilan kerja. Pelatihan diikuti 48 warga dan berlangsung selama 20 hari.

“Jadi Pemkot Serang melalui Disnakertrans Kota Serang pada hari ini, tanggal 14 September 2026, hasil kolaborasi dan kerja sama dengan BBPVP Serang, memulai rangkaian kegiatan pelatihan,” ujar Nafis, Selasa, 15 September 2026.

Setelah pelatihan Bahasa Mandarin, Disnakertrans menyiapkan sejumlah program dengan bidang keterampilan yang lebih beragam. Salah satunya manual brewing yang membuka ruang bagi peserta penyandang disabilitas.

Pelatihan manual brewing akan berlangsung selama empat hari dan dibagi dalam tiga kelas. Satu kelas dikhususkan bagi peserta disabilitas, sedangkan dua kelas lainnya diperuntukkan bagi peserta umum.

Peserta dari kelompok low vision, Himpunan Pengusaha Disabilitas, hingga penyandang tunarungu juga mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Program pelatihan juga diarahkan pada kebutuhan keselamatan kerja.

Disnakertrans menjadwalkan pelatihan petugas K3 serta operator K3 pada 5 Oktober 2026. Pada waktu yang sama, pelatihan pengoperasian alat berat seperti ekskavator dan buldoser juga direncanakan mulai dilaksanakan.

“Untuk pelatihan keselamatan kerja K3 akan kita laksanakan di tanggal 5 Oktober. Kemudian pelatihan alat berat, ekskavator, buldoser juga insyaallah segera diselenggarakan pada tanggal yang bersamaan,” kata Nafis.

Pelatihan calon tenaga pengamanan atau security juga masuk dalam agenda berikutnya. Sementara pelatihan Bahasa Jepang, Korea, dan Inggris masih disiapkan oleh Disnakertrans.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....