BPBD Kota Serang Latih Siswa SD Kenali Ancaman Bencana Sejak Dini

  • 14 Sep 2026 15:53 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • BPBD Kota Serang melakukan sosialisasi kebencanaan di sekolah dasar untuk memperkenalkan berbagai potensi bencana seperti gempa bumi, banjir, kekeringan, dan puting beliung.
  • Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Serang, Muhlisin, menyatakan bahwa sosialisasi kebencanaan rutin dilakukan di sekolah, masyarakat, dan dunia usaha.
  • Materi sosialisasi mencakup pengenalan bencana, langkah menyelamatkan diri, dan cara membantu orang lain ketika terjadi bencana guna meningkatkan kesadaran sejak usia dini.

RRI.CO.ID, Serang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mengenalkan berbagai potensi bencana kepada siswa sekolah dasar, mulai dari gempa bumi, banjir, kekeringan hingga puting beliung. Muhlisin mengatakan, kegiatan di sekolah menjadi bagian dari upaya BPBD memperluas pengetahuan kebencanaan kepada masyarakat sejak usia dini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Serang, Muhlisin mengatakan, sosialisasi kebencanaan rutin dilakukan di sekolah, masyarakat dan dunia usaha. Menurutnya, materi yang diberikan mencakup pengenalan bencana, langkah menyelamatkan diri serta cara membantu orang lain ketika terjadi bencana.

“Kita memperkenalkan bencana apa itu bencana, kemudian juga langkah-langkah menyelamatkan diri, kemudian menyelamatkan orang lain itu seperti apa,” ujar Muhlisin, Senin, 14 September 2026.

Muhlisin menyebut, potensi bencana di Kota Serang cukup beragam. Selain gempa bumi dan banjir, terdapat kekeringan, kebakaran lahan dan hutan, rumah roboh, pohon tumbang serta puting beliung.

“Yang kita berikan itu artinya bencana umum, seluruh bencana yang ada di Kota Serang,” katanya.

Edukasi juga diberikan terkait erupsi Gunung Anak Krakatau yang saat ini terjadi. Siswa diperkenalkan secara singkat mengenai erupsi gunung api dan gempa bumi, termasuk tindakan yang perlu dilakukan ketika terkena paparan abu vulkanik.

Muhlisin mengatakan, siswa diajarkan menggunakan masker dan tidak keluar rumah saat kondisi udara terdampak abu. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai cara membersihkan lantai, peralatan dan barang yang terkena debu vulkanik.

“Seperti memakai masker, kemudian juga tidak keluyuran keluar rumah. Kemudian juga bagaimana cara membersihkan alat-alat, lantai, barang-barang yang terkena debu dari kawah tersebut,” ujarnya.

Salah satu sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut yakni SD Negeri Banjarsari 5 Kota Serang. Kepala SD Negeri Banjarsari 5 Kota Serang, Anton Setiadi mengatakan, sosialisasi kali ini melibatkan siswa kelas 4, 5 dan 6.

“Yang kita libatkan ini siswa kelas 4, 5 dan 6. Mudah-mudahan nanti ke depannya kita bisa melibatkan semua siswa,” ujar Anton.

Anton mengatakan, kegiatan tersebut menjadi edukasi bagi siswa untuk mengetahui cara mencegah dan menghadapi bencana. Menurutnya, kegiatan ini baru dilaksanakan di sekolah dan akan diupayakan menjadi agenda rutin.

“Acara hari ini adalah acara mitigasi bencana, di mana anak-anak itu diedukasi terkait dengan cara mencegah dan mengatasi ketika nanti ada bencana,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....